Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Menkop Dorong Kain Tenun Toraja Naik Kelas Lewat Koperasi

        Menkop Dorong Kain Tenun Toraja Naik Kelas Lewat Koperasi Kredit Foto: Istimewa
        Warta Ekonomi, Toraja -

        Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono mendorong kain tenun Toraja agar naik kelas, dari sekadar warisan budaya lokal menjadi komoditas fashion modern yang berdaya saing di panggung global.

        "Kain tenun Toraja, yang bukan sekadar hasil karya, tetapi bagian dari identitas, warisan, sekaligus potensi ekonomi yang patut terus kita kembangkan," ujar Menkop dalam siaran pers resmi Kementerian Koperasi, Minggu (30/8/2026).

        Ia menyoroti pergeseran tren di mana kain tenun kini tidak lagi dipandang secara kaku atau sebatas busana adat tradisional semata. Menurutnya, tenun Nusantara telah mentransformasi diri menjadi karya fashion yang modern, segar, serta makin dekat dengan generasi muda.

        Menkop mendorong agar para pengrajin memanfaatkan koperasi sebagai wadah konsolidasi untuk meningkatkan skala usaha hingga memperluas akses pasar.

        Ferry menyoroti bagaimana para pengrajin tenun yang memiliki kemampuan serta produk yang mumpuni, namun terbentur hambatan kapasitas produksi, permodalan/pembiayaan, konsistensi mutu, hingga akses pemasaran.

        Selain mendorong pengrajin tenun untuk membentuk koperasi, Menkop juga mendorong terbentuknya Koperasi Kopi Tana Toraja sebagai wadah konsolidasi para pelaku usaha kopi.

        “Melalui koperasi, potensi kopi Toraja diharapkan dapat dikembangkan untuk meningkatkan kualitas dan nilai tambah produk,” ucap Menkop.

        Baca Juga: Pemerintah Dorong Koperasi Berorientasi Pasar Ekspor, Menkop Ikut Nyumbang Rp100 Juta

        Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Koperasi siap mendampingi koperasi yang terbentuk, termasuk dalam penguatan usaha dan akses pembiayaan. Sehingga komoditas unggulan Tana Toraja dapat semakin berdaya saing dan memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat.

        "Koperasi hadir untuk menjembatani karya dengan pasar, agar kreativitas tidak berhenti menjadi karya, tetapi tumbuh menjadi usaha dan kekuatan ekonomi baru bagi masyarakat," imbuh Ferry.

        Senada, Bupati Tana Toraja, Zadrak Tombeg, menegaskan bahwa industri tenun lokal kini menjadi sektor yang sangat menjanjikan bagi masa depan ekonomi kerakyatan.

        Ia mengaku optimistis melihat antusiasme generasi muda yang mulai terjun dan mencintai dunia pertenunan. Menurutnya, keterlibatan anak muda adalah indikator kuat bahwa ekonomi kreatif di Tana Toraja akan terus berkembang pesat.

        "Tenunan bukan lagi sekadar warisan, tapi mesin penggerak ekonomi," kata Zadrak.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Maulandy Rizky Bayu Kencana
        Editor: Istihanah

        Bagikan Artikel: