Kredit Foto: Istimewa
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) bakal membagikan dividen interim untuk tahun buku 2026 sebesar Rp66 per saham. Total dividen yang disiapkan perseroan mencapai sekitar Rp6,16 triliun.
Keputusan pembagian dividen interim tersebut telah mendapat persetujuan Dewan Komisaris atas keputusan Direksi Bank Mandiri pada 3 September 2026.
Berdasarkan keterbukaan informasi perseroan, total dividen interim sekitar Rp6,16 triliun tersebut dihitung berdasarkan jumlah saham beredar Bank Mandiri sebanyak 93.333.333.332 saham.
Pembagian dividen interim menjadi salah satu bentuk distribusi hasil kinerja perseroan kepada pemegang saham. Bagi investor, pembagian dividen juga menjadi salah satu faktor yang dapat diperhitungkan dalam menilai daya tarik saham BMRI sebagai instrumen investasi.
Bank Mandiri menyatakan jadwal pembagian dividen interim akan diumumkan lebih lanjut dengan mengacu pada ketentuan Bursa Efek Indonesia mengenai pelaksanaan pembagian dividen interim.
Baca Juga: Bank Mandiri Revisi Proyeksi Ekonomi 2026 Jadi di Atas 5,3%
Baca Juga: 3 Pilar Mantap Indonesia, Jurus Bank Mandiri Taspen Bikin Pensiunan Tetap Produktif
Bank Mandiri memastikan pembagian dividen tersebut tidak berdampak material terhadap kegiatan operasional, aspek hukum, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha Bank Mandiri.
Di pasar saham, minat investor asing terhadap saham BMRI juga terlihat pada perdagangan Kamis (3/9/2026). Saham Bank Mandiri menjadi salah satu yang paling banyak dibeli investor asing dengan nilai pembelian bersih (net buy) sekitar Rp471,4 miliar.
Besarnya pembelian asing tersebut menunjukkan masih adanya minat terhadap saham BMRI, di tengah rencana Bank Mandiri membagikan dividen interim. Bagi investor, kebijakan dividen dan pergerakan transaksi asing dapat menjadi sejumlah faktor yang dipertimbangkan dalam menilai prospek saham perbankan.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Merlina Aryanti
Editor: Dian Ihsan
Tag Terkait: