Kredit Foto: 2045 TV
Pegiat media sosial Yusuf Dumdum mengungkapkan dirinya tengah menunggu Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi untuk melakukan siaran langsung di Gunung Anak Krakatau.
Seperti diketahui, Anak Krakatau menjadi perhatian publik karena mengalami erupsi. Dedi Mulyadi sendiri dikenal aktif membuat konten di media sosial, khususnya terkait peristiwa hangat termasuk bencana alam.
"Lagi menunggu bapak aing live di gunung anak Krakatau," tulis Yusuf di akun X pribadinya, dikutip Senin (7/9).
Sementara itu, Badan Geologi Kementerian ESDM melaporkan episode erupsi menerus berupa semburan lava pijar yang berlangsung sejak 4 September 2026 resmi berakhir pada Minggu, 6 September 2026 pukul 00.04 WIB.
Meski letusan panjang mereda, status Anak Krakatau tetap berada di Level III (Siaga) dengan potensi letusan lanjutan yang masih tinggi.
Setelah episode letusan panjang selesai, pos pengamatan mencatat tiga kali erupsi Strombolian susulan yang memicu lontaran batu pijar lebat.
Baca Juga: Dedi Mulyadi ke Bupati Pangandaran: Ya Allah, Kalau Jatuh ke Batu…
Berdasarkan pemantauan instrumental periode 6–7 September 2026, grafik amplitudo RSAM (Real-time Seismic Amplitude Measurement) yang sempat melonjak tajam pada 5 September kini menunjukkan tren penurunan.
Masyarakat, nelayan, dan wisatawan tetap dilarang keras beraktivitas dalam radius 3 kilometer dari kawah aktif.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Tag Terkait: