Kredit Foto: Cita Auliana
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan dirinya tidak merasa terbebani dalam mengelola anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG). Namun ia mengingatkan, konsekuensi serius bisa muncul jika terjadi kebocoran anggaran, terutama terhadap neraca utang negara.
"Saya mah nggak pusing, tinggal bayar. Cuma kan konsekuensinya ke utang segala macam, apalagi kalau ada kebocoran sana-sini," ungkap Purbaya kepada wartawan di kawasan Sunter, Jakarta Utara, dikutip Rabu (9/9).
Meski begitu, Purbaya menilai Badan Gizi Nasional (BGN) kini berada di tangan yang tepat. Menurutnya, kepemimpinan baru di BGN berhasil melakukan efisiensi besar terhadap program prioritas Presiden Prabowo Subianto tersebut.
Ia menyebut, anggaran MBG yang semula mencapai Rp330 triliun telah ditekan menjadi Rp240 triliun. Bahkan, menurut perkiraannya, realisasi tahun ini bisa lebih rendah lagi.
"Jadi kepala BGN yang baru orangnya cukup bagus ya, bagus malah. Itu sudah melakukan efisiensi Implementasi program itu, sudah ada penghematan yang besar. Tahun ini kan tadinya anggarannya Rp 330 triliun, turun ke Rp 270 triliun, Rp 240 triliun. Dan saya pikir tahun ini implementasinya akan di bawah itu, di bawah Rp 200 triliun mungkin dugaan saya," jelasnya.
Baca Juga: Sampai Dibilang Sombong, Purbaya Sengaja Lakukan Ini Demi Selamatkan Kepercayaan Pasar
Purbaya menambahkan, pelaksanaan MBG kini lebih terkendali. Ia memastikan akan ikut mengawasi jalannya program, khususnya di tingkat Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
"Jadi saya kerahkan orang Dirjen Perbendaharaan di seluruh Indonesia untuk memonitor secara berkala SPPG-SPPG yang ada di setiap daerah Indonesia. Itu akan menjadi penambahan tentang pelaksanaan program itu, nanti kalau ada yang ngaco-ngaco kita kasih masukkan ke BGN bahwa di satu tempat SPPG tertentu melakukan kesalahan dan kalau nggak didenger kita kurangin anggarannya," tegasnya.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Tag Terkait: