Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Haji Isam Tawar 62,2% Saham BYAN, Nilainya Jauh di Bawah Harga Pasar

        Haji Isam Tawar 62,2% Saham BYAN, Nilainya Jauh di Bawah Harga Pasar Kredit Foto: Sufri Yuliardi
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        PT Bayan Resources Tbk (BYAN) menerima nilai penawaran akuisisi dari Jhonlin Group. Namun, angka yang ditawarkan jauh di bawah valuasi pasar perusahaan tambang tersebut.

        Berdasarkan catatan dari Stockbit Investment Research dan Bloomberg, pada Rabu (9/9/2026), pemilik Jhonlin Group, Andi Syamsuddin Arsyad alias Haji Isam, dikabarkan menawarkan sekitar US$3 miliar untuk mengambil alih 62,2% saham BYAN milik Low Tuck Kwong. 

        Sebagai pembanding, kapitalisasi pasar BYAN pada perdagangan Sesi I Rabu (9/9/2026) mencapai Rp451,67 triliun. Pada pukul 12.00 WIB, saham BYAN tercatat di level Rp13.550 per saham.

        Perbedaan tersebut menunjukkan besarnya kesenjangan antara nilai penawaran dan harga pasar, sehingga mengimplikasikan valuasi sekitar 80% lebih rendah dibandingkan kapitalisasi pasar BYAN saat ini.

        Dengan kata lain, nilai yang ditawarkan untuk 62,2% saham BYAN hanya merepresentasikan sebagian kecil dari nilai perusahaan berdasarkan harga saham di pasar.

        Meski demikian, rencana transaksi tersebut masih berada dalam tahap pembicaraan. Sumber Bloomberg menyebut negosiasi masih berlangsung dan belum ada kepastian bahwa kesepakatan akuisisi akan tercapai.

        Hingga berita ini diturunkan, perwakilan Haji Isam, Bayan Resources, maupun Low Tuck Kwong belum memberikan tanggapan mengenai kabar tersebut.

        Sebelumnya, Corporate Secretary Bayan Resources, Jenny Quantero telah mengatakan, perseroan belum menerima informasi mengenai rencana transaksi 62,2% saham BYAN milik Low Tck Kwong oleh Haji Isam.

        Baca Juga: BEI Kembali Suspensi Saham Milik Haji Isam (PACK), Sudah Naik 75% dalam Sepekan

        Baca Juga: Low Tuck Kwong Buka Peluang Lepas Saham BYAN, Rumor Akuisisi Haji Isam Menguat

        Baca Juga: Haji Isam Disebut Lebih Sigap dari Menteri Kehutanan Tangani Karhutla Kalsel

        "Perseroan tidak mengetahui adanya rencana transaksi pengambilalihan dan/atau akuisisi sekitar 62,2% saham Perseroan oleh Haji Isam atau pihak yang terafiliasi dengan Haji Isam," kata Jenny.

        Dia juga menyatakan perseroan belum mengetahui status maupun struktur transaksi yang ramai diberitakan, termasuk pihak-pihak yang terlibat.

        Bahkan, perseroan belum memiliki informasi mengenai jumlah saham yang akan dialihkan ataupun nilai transaksi dalam rencana akuisisi tersebut.

        Meski demikian, pemegang saham pengendali BYAN disebut telah menyampaikan bahwa mereka dapat mempertimbangkan berbagai peluang investasi dari waktu ke waktu untuk memaksimalkan nilai investasinya di perseroan.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Dian Ihsan
        Editor: Dian Ihsan

        Bagikan Artikel: