Kredit Foto: GOTO
PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel) masih mengevaluasi investasinya di PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO). Hingga kini, anak usaha PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) itu belum mengambil keputusan baru terkait arah kepemilikan sahamnya di GOTO.
Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Telkomsel Daru Mulyawan mengatakan investasi tersebut tetap menjadi bagian dari kemitraan strategis jangka panjang untuk mengoptimalkan potensi sinergi dan menciptakan nilai bagi Telkomsel.
"Kami sampaikan bahwa investasi Telkomsel di GoTo merupakan bagian dari kemitraan strategis jangka panjang yang berfokus pada optimalisasi potensi sinergi dan penciptaan nilai bagi Telkomsel," kata Daru dalam Public Expose Live 2026, Senin (7/9/2026).
Pernyataan itu disampaikan saat Daru menjawab pertanyaan mengenai arah investasi Telkomsel di GOTO, termasuk floating loss yang disebut mencapai Rp5 triliun. Telkomsel diketahui menggenggam 23,72 miliar saham GOTO atau sekitar 1,99% dengan harga perolehan Rp270 per saham. Sementara itu, harga saham GOTO saat ini berada di level Rp50.
Menurut Daru, pergerakan harga saham GOTO tidak dapat menjadi satu-satunya ukuran untuk menilai manfaat investasi. Harga saham mencerminkan dinamika pasar, sedangkan kemitraan Telkomsel dan GOTO juga memiliki tujuan strategis.
"Pergerakan harga saham GoTo mencerminkan dinamika pasar dan tidak merepresentasikan manfaat strategis dari kemitraan tersebut," ujarnya.
Telkomsel masih mengevaluasi kinerja investasi sekaligus realisasi sinergi dengan GOTO. Namun, perseroan belum mengungkap nilai sinergi yang telah terealisasi maupun target manfaat finansial dari kerja sama tersebut.
"Ke depan Telkomsel akan terus melakukan evaluasi secara disiplin terhadap kinerja investasi dan realisasi sinergi," kata Daru.
Baca Juga: Morgan Stanley Tambah Koleksi GOTO, Beli 21,68 Miliar Saham Seharga Rp25 per Saham
Baca Juga: Di Tengah Aturan Kuota Tak Boleh Hangus, Telkomsel Malah Luncurkan Halo Optima 2 TB
Baca Juga: BGN Sewa Gedung Merah Putih di Atas Harga Pasar, Danantara Klaim Telkom Tak akan Rugi
Hingga kini, Telkomsel juga belum menyampaikan rencana untuk menjual, menambah, ataupun mengurangi kepemilikan saham GOTO. Hal ini terjadi ketika harga saham GOTO masih tertahan di level Rp50 per saham sejak 4 Mei 2026.
Daru menegaskan, setiap keputusan investasi akan diambil secara pruden berdasarkan kajian yang komprehensif serta mengikuti prinsip tata kelola dan mekanisme persetujuan yang berlaku.
"Setiap keputusan terkait investasi akan diambil secara pruden berdasarkan kajian yang komprehensif serta mengikuti prinsip tata kelola dan mekanisme persetujuan yang berlaku," tutup Daru.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Dian Ihsan
Editor: Dian Ihsan