Kredit Foto: IndiHome
Telkomsel melakukan penyesuaian basis pelanggan IndiHome sekitar 1,2 juta pelanggan di tengah kenaikan average revenue per user (ARPU) layanan perseroan.
VP Corporate Communications and Social Responsibility Telkomsel Abdullah Fahmi mengatakan penyesuaian dilakukan sebagai bagian dari integrasi IndiHome ke Telkomsel dan evaluasi berkala terhadap kualitas basis pelanggan.
“Seiring dengan integrasi IndiHome ke Telkomsel dan evaluasi berkala terhadap kualitas basis pelanggan, kami melakukan penyesuaian data pelanggan untuk memastikan pencatatan yang semakin akurat dan mencerminkan kondisi bisnis terkini,” kata Abdullah saat dihubungi Warta Ekonomi, Kamis (10/9/2026).
Menurut Abdullah, penyesuaian tersebut dilakukan agar jumlah pelanggan yang dilaporkan perseroan lebih mencerminkan pelanggan aktif. Namun, Telkomsel tidak mengungkapkan secara rinci berapa banyak dari sekitar 1,2 juta pelanggan yang disesuaikan tersebut sebelumnya masuk dalam basis pelanggan dan apa penyebab spesifik mereka tidak lagi dihitung.
Telkomsel juga membantah bahwa penyesuaian basis pelanggan mencerminkan melemahnya permintaan terhadap IndiHome maupun prospek bisnis fixed broadband.
“Langkah ini tidak mencerminkan penurunan fundamental terhadap permintaan layanan IndiHome maupun prospek bisnis fixed broadband ke depan,” ujarnya.
Persoalan kualitas basis pelanggan menjadi penting karena jumlah pelanggan merupakan salah satu indikator utama untuk melihat skala bisnis operator. Pengurangan basis pelanggan dalam jumlah besar, meski disebut sebagai penyesuaian data, membuat pertumbuhan pelanggan perlu dibaca bersama indikator lain seperti pelanggan aktif, ARPU, tingkat penggunaan layanan, dan kontribusi pendapatan.
Kondisi tersebut menjadi semakin menarik karena penyesuaian basis pelanggan berlangsung bersamaan dengan kenaikan ARPU Telkomsel. Kombinasi tersebut memunculkan pertanyaan apakah perseroan sedang mengarahkan pertumbuhan ke pelanggan dengan nilai ekonomi lebih tinggi dibandingkan mengejar jumlah pelanggan sebanyak mungkin.
Telkomsel membantah menerapkan strategi untuk meninggalkan segmen pelanggan tertentu. Abdullah mengatakan perseroan tetap melayani seluruh kelompok pelanggan melalui layanan yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing.
“Kenaikan ARPU mencerminkan respons positif pelanggan terhadap berbagai peningkatan layanan dan proposisi nilai yang kami hadirkan,” katanya.
Baca Juga: Investasinya Nyangkut di Saham GOTO, Ini Kata Telkomsel
Baca Juga: Di Tengah Aturan Kuota Tak Boleh Hangus, Telkomsel Malah Luncurkan Halo Optima 2 TB
Baca Juga: Aturan Sisa Kuota Terbit, Telkomsel Mulai Kaji Ulang Produk dan Layanan
Menurut Abdullah, peningkatan ARPU juga didukung pengalaman pelanggan serta ekosistem digital yang semakin terintegrasi. Sementara itu, penyesuaian basis pelanggan disebut dilakukan untuk meningkatkan akurasi data dan membantu perseroan memahami kebutuhan pelanggan.
“Penyesuaian basis pelanggan yang dilakukan merupakan bagian dari upaya memastikan kualitas data pelanggan yang lebih akurat,” tutur Fahmi.
Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.
Penulis: Yulisha Kirani Rizkya Pangestuti
Editor: Annisa Nurfitri
Tag Terkait: