Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Amien Rais: Jokowi Tak Akan Pernah Berhenti Mengejar Kekuasaan Kecuali Kalau Nanti Sudah Makan Tanah

        Amien Rais: Jokowi Tak Akan Pernah Berhenti Mengejar Kekuasaan Kecuali Kalau Nanti Sudah Makan Tanah Kredit Foto: Instagram/Amien Rais
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Ketua Dewan Pertimbangan Partai Ummat Amien Rais kembali melontarkan kritik keras terhadap Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi). Amien menilai mantan presiden itu masih memiliki dorongan kuat untuk mempertahankan pengaruh politiknya meski sudah tidak lagi menjabat sebagai presiden.

        Menurut Amien, berbagai manuver politik yang ia kaitkan dengan politikus itu menunjukkan bahwa mantan wali kota tersebut masih berupaya memainkan peran dalam arah politik nasional.

        Baca Juga: Jokowi Soal Praperdilan Berjilid-jilid Roy Suryo: Jangan Dong Ini Disalahgunakan

        “Saya ingin mengingatkan beliau tentang bahaya politik dari move-move politiknya yang berbahaya,” ujar Amien, dikutip Kamis (10/9/2026).

        Mantan Ketua MPR RI tersebut bahkan menggunakan istilah keras ketika menggambarkan pandangannya terhadap ambisi politik Jokowi. Menurutnya, Jokowi memiliki ambisi kekuasaan yang tanpa batas.

        “Jokowi adalah sosok politik yang haus dan lapar kekuasaan tanpa batas,” katanya.

        Amien kemudian menyampaikan keyakinannya bahwa mantan presiden itu tidak akan berhenti terlibat dalam politik selama masih memiliki kesempatan untuk mempertahankan pengaruh.

        “Jokowi saya yakin sosok yang tidak akan pernah berhenti mengejar kekuasaan kecuali kalau nanti sudah makan tanah,” ujar Amien.

        Amien mengaitkan pandangannya tersebut dengan posisi dari Gibran Rakabuming Raka. Wakil Presiden terkini itu menurutnya akan menjadi kunci melanjutkan ambisi kekuasaan dari Jokowi.

        “Nah Jokowi memegang teguh ilmu pokoknya, pokoknya saya harus tetap bisa mengendalikan Indonesia. Pokoknya anak saya harus berada di puncak piramid kekuasaan, pokoknya dengan segala cara halal atau haram tujuan politik saya harus tercapai,” kata Amien.

        Amien juga menyinggung pernyataan salah satu relawan dari mantan presiden itu mengenai kemungkinan percepatan Pilpres 2029. Ia menganggap wacana tersebut sebagai perkembangan politik yang mengkhawatirkan.

        “Nah omongan beliau yang tidak begitu cerdas didampingi dia bahwa kalau bisa pilpres dipercepat tidak usah menunggu tahun 2029. Saya rasa itu sangat mengerikan,” katanya.

        Jokowi menurutnya masih terus memainkan manuver politik dan belum menunjukkan tanda-tanda berhenti. Menurut Amien, mantan presiden itu masih berambisi memastikan kekuasaannya tak berhenti di Indonesia.

        “Apakah Jokowi sudah edan? Jokowi tidak edan tetapi nekat dan kenekatannya belum sampai titik saturasi. Titik jenuh belum, masih terus-terus berpencaksilat politik yang berbahaya buat kelanjutan Indonesia,” kata Amien.

        Ia kemudian menyerukan agar demokrasi tetap dihidupkan meski terdapat perbedaan pandangan politik. Amien bahkan mengusulkan apa yang disebutnya sebagai agenda “dijokowisasi” sebagai salah satu agenda politik yang menurutnya diperlukan untuk masa depan Indonesia.

        Baca Juga: Demokrat Ngamuk, Tuntut Golkar Minta Maaf Soal Tuduhan ke AHY: Jangan Saling Curiga dan Ambil...

        “Nah, saudara-saudara yang berpendapat lain, tetap saya hargai. Kita hidupkan terus demokrasi, tetapi dijokowisasi harus kita jadikan agenda politik demi masa depan bangsa dan negara Indonesia,” pungkasnya.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Aldi Ginastiar
        Editor: Aldi Ginastiar

        Bagikan Artikel: