Kredit Foto: Antara/Anis Efizudin
Bencana bertubi-tubi, termasuk kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih menjadi persoalan di Kalimantan. Di tengah kondisi udara yang belum sepenuhnya pulih, Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming akhirnya menyampaikan permintaan maaf langsung kepada masyarakat yang terdampak.
Permintaan maaf itu disampaikan Gibran saat meninjau Posko Penanggulangan Karhutla di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Kamis (10/9/2026). Ia mengakui kondisi udara di Kalimantan masih terdampak karhutla dan belum kembali sepenuhnya pulih.
“Saya ucapkan mohon maaf yang sebesar-besarnya untuk warga Kalimantan karena kondisi udara belum sepenuhnya pulih," kata Gibran saat meninjau Posko Penanggulangan Karhutla di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Kamis (10/9/2026).
Baca Juga: Aktivis 98: Jokowi Kayak Orang Bener Padahal Dia 'Pembunuh'
Meski begitu, Gibran memastikan pemerintah tidak tinggal diam menghadapi persoalan tersebut. Ia menegaskan penanganan karhutla terus diupayakan secara maksimal sesuai arahan Presiden RI Prabowo Subianto.
"Tapi kami akan memaksimalkan, kami akan mengupayakan yang terbaik sesuai arahan dari Bapak Presiden," ujar Gibran.
Menurut Gibran, penanganan karhutla tidak cukup hanya dilakukan ketika kebakaran sudah terjadi. Pemerintah pusat dan daerah diminta memperkuat koordinasi agar setiap persoalan yang muncul di lapangan dapat segera ditindaklanjuti.
Eks wali kota Solo itu juga mengingatkan seluruh pihak untuk meningkatkan kewaspadaan dalam jangka panjang. Pasalnya, kondisi El Nino diperkirakan masih berlangsung hingga awal 2027.
Situasi tersebut membuat langkah pencegahan dan kesiapsiagaan perlu terus diperkuat. Gibran meminta patroli pencegahan dilakukan lebih intensif, sekaligus mengajak seluruh elemen untuk ikut terlibat dalam penanganan karhutla.
“Tingkatkan kewaspadaan El Nino diperkirakan bertahan hingga awal 2027. Lakukan patroli pencegahan lebih intens. Tingkatkan koordinasi dan rangkul semua elemen. Pastikan setiap kendala lapangan ditangani dengan cepat dan terukur. Tingkatkan juga sosialisasi dan edukasi publik,” terang Gibran.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri
Tag Terkait: