Kredit Foto: Istimewa
Apple menawarkan alternatif bagi konsumen yang ingin memiliki iPhone 18 Pro tanpa membayar harga perangkat secara penuh di awal melalui program Apple Upgrade.
iPhone 18 Pro dibanderol mulai dari US$1.199 atau sekitar Rp21 juta di Amerika Serikat. Sementara melalui Apple Upgrade, perangkat tersebut dapat diperoleh dengan skema pembayaran bulanan mulai US$34,99 selama 24 bulan.
Dengan skema tersebut, total pembayaran untuk cicilan 24 bulan mencapai sekitar US$839,76 atau Rp14,7 juta atau lebih rendah dari harga beli langsung.
Namun, program ini tidak otomatis perangkat menjadi milik pengguna setelah masa sewa berakhir.
Apple Upgrade merupakan program leasing yang dijalankan Apple bersama platform buy now, pay later Klarna. Program ini memungkinkan pengguna membayar biaya bulanan selama masa sewa, kemudian memilih mengembalikan perangkat, melunasi sisa kewajiban untuk memilikinya, atau melakukan upgrade ke perangkat baru.
Selain opsi 24 bulan, iPhone 18 Pro juga ditawarkan dengan tarif mulai US$49,99 per bulan untuk periode 24 bulan, tergantung konfigurasi dan ketentuan program.
Bagi konsumen yang mempertimbangkan iPhone Duo, ponsel lipat pertama Apple, biaya sewanya lebih tinggi. Program Apple Upgrade untuk iPhone Duo dimulai dari US$57,99 atau sekitar Rp1 jutaan per bulan selama 24 bulan atau US$82,99 atau sekitar Rp1,4 juta per bulan selama 12 bulan.
Harga beli iPhone Duo sendiri berada di kisaran US$1.999 hingga US$3.199, tergantung kapasitas penyimpanan.
Sewa atau Beli?
Secara sederhana, skema sewa menawarkan keuntungan dari sisi biaya awal. Konsumen tidak perlu mengeluarkan lebih dari US$1.000 sekaligus untuk mendapatkan iPhone 18 Pro dan dapat mengganti perangkat setelah masa sewa.
Untuk iPhone Duo, misalnya, Apple Upgrade menawarkan biaya mulai US$57,99 per bulan untuk masa sewa 24 bulan. Jika pembayaran dilakukan selama 24 bulan, totalnya mencapai US$1.391,76. Sementara opsi 12 bulan dengan tarif mulai US$82,99 per bulan membutuhkan total sekitar US$995,88.
Angka tersebut terlihat lebih rendah dibandingkan harga beli langsung iPhone Duo yang dimulai dari US$1.999 dan mencapai US$3.199 untuk varian tertinggi. Namun, biaya sewa tersebut tidak berarti pengguna langsung memiliki perangkat setelah periode leasing berakhir.
Pengguna kemudian harus memilih apakah mengembalikan perangkat, melakukan upgrade, atau melunasi kewajiban sesuai ketentuan agar perangkat dapat dimiliki. Artinya, perbandingan harga sewa dan beli tidak cukup hanya melihat total cicilan bulanan.
Bagi konsumen yang ingin rutin berganti ke iPhone terbaru, leasing dapat menjadi pilihan karena biaya awal dan pembayaran bulanannya lebih ringan. Sebaliknya, membeli perangkat lebih menarik bagi pengguna yang berencana memakai iPhone dalam jangka panjang dan ingin memiliki perangkat tersebut sepenuhnya.
Apple juga memungkinkan pengguna menukar perangkat lama untuk menekan biaya pembayaran bulanan. Namun, nilai trade-in akan memengaruhi besaran pembayaran sehingga biaya akhir setiap konsumen dapat berbeda.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Yulisha Kirani Rizkya Pangestuti
Editor: Annisa Nurfitri