Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Sport & Lifestyle
Government
Video
Indeks
About Us
Social Media

Taspen Gandeng Mandiri Taspen, BTN, dan REI Sediakan Hunian untuk Peserta

Taspen Gandeng Mandiri Taspen, BTN, dan REI Sediakan Hunian untuk Peserta Kredit Foto: Sufri Yuliardi
Warta Ekonomi, Jakarta -

PT Taspen Persero menggandeng PT Bank Tabungan Negara, Bank Mandiri Taspen, dan Dewan Pengurus Pusat Persatuan Perusahaan Real Estate dalam rangka menyediakan hunian bagi peserta Taspen di seluruh Indonesia. Bank Mandiri Taspen dan BTN akan menyediakan fasilitas kredit/pembiayaan kepada peserta untuk membeli perumahan dari pihak pengembang anggota REI. 

Direktur Utama PT Taspen Persero Iqbal Latanro menyatakan, dengan kerja sama ini, peserta Taspen akan mendapatkan privilege dimana cicilan bisa dilakukan hingga pada saat mereka memasuki masa pensiun sehingga dapat meringankan beban cicilan peserta setiap bulannya. 

"Data dari Badan Pertimbangan Tabungan Perumahan PNS (Bapertarum) pada tahun 2016 terdapat 960.000 orang dari 4,5 juta aparatur sipil negara di Indonesia belum memiliki hunian karena banyak faktor, contohnya kendala finansial dan kondisi hunian yang jauh dari kata strategis," kata dia dalam keterangan tertulis, Senin (12/2).

Ditambahkan, pemilihan mitra bank negara lantaran mempertimbangkan kemampuan keuangan dan sumber daya manusia mereka yang memadai. Maklum, saat ini tercatat ada 6,7 juta lebih pensiunan yang membutuhkan pelayanan. Adapun REI dengan 35 DPD yang tersebar di seluruh Indonesia sudah membangun 250.000 unit rumah untuk skema KPR subsidi (FLPP) dan 200.000 unit rumah KPR nonsubsidi yang tersebar di berbagai daerah. 

"Dengan program ini, kami inginnya semua menjadi peserta KPR. Kalau rata-rata satu orang nabung satu juga misalnya, 6,7 juta peserta itu kira-kira minimal akan menambah dana murah dan cost of fund Rp670 miliar. Kalau soal special rate, saya kira mengikuti mekanisme yang sudah ada saja akan kalau dia masuk kelompok FLPP pasti akan dapat itu yang 5 persen, yang nonsubsidi ya pasti akan berbeda lagi," tambah dia. 

Baca Juga: Kominfo Ajak Masyarakat Waspadai Jeratan Investasi dan Pinjol Ilegal, Begini Ciri-cirinya

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Yosi Winosa
Editor: Fauziah Nurul Hidayah

Bagikan Artikel: