Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Bagaimana Karakteristik Konsumen E-Commerce di Indonesia?

Bagaimana Karakteristik Konsumen E-Commerce di Indonesia? Kredit Foto: Tanayastri Dini Isna
Warta Ekonomi, Jakarta -

Tak dapat dipungkiri, salah satu faktor yang berpengaruh terhadap perkembangan e-commerce adalah pola perilaku konsumennya. Berdasarkan riset yang dilakukan Kata Data pada awal November 2018,  mayoritas orang yang biasa melakukan belanja online adalah pengguna gadget.

Chief Content Officer Katadata.id, Heri Susanto, menjelaskan, ia melakukan riset terhadap 508 responden dan 74% di antaranya terbiasa berbelanja secara online. Bahkan, 26% dari 74% itu rutin belanja online 4 hingga 5 kali dalam sebulan. Berdasarkan gender, 56% orang yang suka belanja online adalah perempuan, sedangkan 46% adalah laki-laki

“Survei dilakukan di 5 tempat di Indonesia, yakni Bandung, Surabaya, Medan, Makassar, dan Jabodetabek. Uniknya, lokasi yang menunjukkan kegiatan belanja online paling banyak bukan Jakarta dan sekitarnya, melainkan Surabaya (23%), Bandung (13%), dan Medan (14%),” jelas Heri di Jakarta, Senin (13/11/2018)

Lalu, apa saja yang membuat konsumen tertarik untuk berbelanja online?

Pertama, promo dan potongan harga yang ditawarkan platform e-commerce. Kedua, variasi dan harga barang lebih murah dibanding pada toko ritel offline. Ketika, pencarian barang dapat dilakukan dengan lebih mudah. Keempat, waktu pengiriman barang. Kelima, toko fisiknya jauh atau bahkan tidak tersedia. Keenam, metode pembayaran beragam. Kemudian yang terakhir, mudah untuk melakukan pembandingan harga.

“Faktor promo dan diskon itu membuat banyak orang aktif dalam melakukan belanja online. Sementara, promosi yang dapat menarik perhatian para konsumen e-commerce adalah diskon, gratis ongkos kirim, lebih murah dibanding toko offline, flash sale, dan cashback," tambah Heri.

Untuk jenis produk lokal, konsumen e-commerce cenderung menyukai groceries, pakaian wanita, pakaian pria, aksesoris, dan perlengkapan rumah tangga. Sementara, untuk handphone atau alat elektronik, konsumen cenderung membeli produk dari luar negeri.

“Handphone, alat elektronik, dan aksesoris elektronik itu masih lebih diminati yang dari luar,” ujar Heri.

Sementara itu, konsumen di era digital ini lebih rata-rata lebih menyukai sistem pembayaran menggunakan transfer bank. Jumlah nominal belanja yang paling besar, Rp100.000 hingga Rp500.000.

Baca Juga: Minta Serikat Buruh Jepara Gentle Akui Menikmati Kenaikan UMP, Ganjar Pranowo: Saya Justru Dag Dig Dug Gitu

Penulis: Tanayastri Dini Isna
Editor: Kumairoh

Tag Terkait:

Advertisement

Bagikan Artikel: