Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Penerimaan Seret, APBN Januari Defisit Rp36,14 Triliun

Penerimaan Seret, APBN Januari Defisit Rp36,14 Triliun Kredit Foto: Sufri Yuliardi
Warta Ekonomi, Jakarta -

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengungkapkan, realisasi defisit anggaran dalam APBN hingga Januari 2020 mencapai Rp36,14 triliun atau 0,21% terhadap produk domestik bruto (PDB).

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengungkapkan bahwa realisasi defisit anggaran ini berasal dari pendapatan negara sebesar Rp103,69 triliun atau 4,60% dari target pada APBN 2020 serta belanja negara Rp139,83 triliun atau sekitar 5,5% dari pagu APBN 2020.

Baca Juga: Daya Beli Buruh Tani, Buruh Bangunan, Hingga PRT Turun

"Berdasarkan bauran realisasi tersebut, defisit anggaran sebesar 0,21% terhadap PDB atau turun dibandingkan periode yang sama tahun 2019," kata dia dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (19/2/2020).

Ia mengatakan, pendapatan negara tersebut mencakup penerimaan perpajakan Rp84,66 triliun atau 4,54% dari target dan penerimaan negara bukan pajak Rp19,02 triliun atau 5,18% dari target. Sementara itu, belum terdapat realisasi untuk penerimaan hibah hingga akhir Januari 2020.

Untuk penerimaan perpajakan berasal dari penerimaan pajak sebesar Rp80,22 triliun atau 4,88% dari target dan penerimaan kepabeanan dan cukai Rp4,44 triliun atau 2% dari target.

Sementara itu, realisasi belanja negara hingga Januari meliputi realisasi belanja pemerintah pusat sebesar Rp71,44 triliun atau 4,2% dari pagu APBN dan realisasi transfer ke daerah dan dana desa sebesar Rp68,39 triliun atau 8% dari pagu APBN.

"Secara nominal, realisasi belanja pemerintah pusat di bulan Januari 2020 mengalami penurunan sebesar 6,2% dari tahun sebelumnya," pungkasnya.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Boyke P. Siregar
Editor: Puri Mei Setyaningrum

Advertisement

Bagikan Artikel: