Hari Pertama PSBB Transisi di Jakarta, Ojol Ngaku Masih Sepi Juga

Hari Pertama PSBB Transisi di Jakarta, Ojol Ngaku Masih Sepi Juga Kredit Foto: Antara/Puspa Perwitasari

Sejumlah pengemudi ojek online di wilayah Jakarta Selatan mengaku masih sepi penumpang pada hari pertama masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi, Senin. Dedi (45) mengatakan kondisi belum sepenuhnya normal, hingga pukul 11.00 WIB dirinya belum mendapatkan satu orang penumpang pun.

Baca Juga: Catat! Ojol dan Opang Tak Bisa Angkut Penumpang di 66 RW Zona Merah Jakarta, Ini Rinciannya

"Belum stabil betul hari ini, masih susah dapat penumpang," kata Dedi.

Tapi Dedi mengaku senang bisa kembali menarik penumpang, setelah hampir dua bulan lamanya tidak bisa mengantar dan jemput penumpang. Menurut dia, selama dilarang membawa penumpang, Dedi hanya mengandalkan layanan pesanan makanan yang nominalnya tidak sebanyak saat bisa menarik penumpang.

"Kalau dulu, Rp100 ribu sampai Rp50 ribu sehari bisa dapat. Tapi sekarang, susah," kata Dedi.

Meski telah beroperasi, sejumlah pengendara ojol juga dibuat sulit karena banyak wilayah-wilayah yang melakukan karantina (lockdown) lokal. Kondisi tersebut membuat akses pengemudi ojek daring kesulitan untuk mengantar jemput penumpang karena harus memutar jauh.

"Banyak jalan-jalan perumahan yang ditutup gerbangnya, kita jadi muternya jauh, padahal di peta enggak sejauh itu," kata pengemudi ojek daring lainnya, Hendra.

Investasi terbaik ialah investasi leher ke atas. Yuk, tingkatkan kemampuan dan keterampilan diri Anda dengan mengikuti kelas-kelas di WE Academy. Daftar di sini.

WE Discover

Berita Terkait

Video Pilihan

Terpopuler

Terkini