Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Sport & Lifestyle
Government
Video
Indeks
About Us
Social Media

Mengenal Lebih Dalam Strategi Email Marketing

Mengenal Lebih Dalam Strategi Email Marketing Kredit Foto: Unplash/Campaign Creators
Warta Ekonomi, Jakarta -

Di zaman ini, Anda perlu menggunakan email dalam upaya pemasaran Anda untuk mempromosikan produk dan layanan bisnis, serta mendorong loyalitas pelanggan. Email marketing adalah bentuk pemasaran yang dapat membuat pelanggan berada di daftar email Anda sehingga mereka dapat mengetahui produk baru, diskon, dan layanan lainnya. Ini juga bisa menjadi penjualan yang lebih lembut untuk mendidik audiens Anda tentang nilai brand Anda atau membuat mereka tetap terlibat dan melakukan pembelian.

Saat Anda ingin mengembangkan brand atau menjual produk Anda, email marketing adalah salah satu strategi yang paling populer dan efektif untuk melaksanakan kampanye pemasaran digital. Dalam artikel ini, kita akan membahas bagaimana email marketing dan penggunaan email untuk tujuan promosi dapat membantu Anda mengembangkan bisnis. Kami juga akan memberi Anda beberapa tips untuk membantu Anda memulai kampanye pemasaran email yang sukses.

Baca Juga: Apa Itu Viral Marketing?

Apa Itu Email Marketing?

Email marketing adalah saluran pemasaran yang kuat, sebuah bentuk pemasaran langsung serta pemasaran digital, yang menggunakan email untuk mempromosikan produk atau layanan bisnis Anda. Strategi ini dapat membantu membuat pelanggan Anda untuk mengetahui item atau penawaran terbaru Anda dengan mengintegrasikannya ke dalam upaya otomatisasi pemasaran Anda. Ini juga dapat memainkan peran penting dalam strategi pemasaran Anda dengan memperoleh prospek, brand awareness, membangun hubungan, atau menjaga pelanggan tetap terlibat di antara pembelian melalui berbagai jenis email yang telah dikirimkan.

Email pertama kali dikirim pada tahun 1971 oleh seorang insinyur komputer bernama Ray Tomlinson. Pesan yang dia kirimkan hanyalah rangkaian angka dan huruf, tetapi itu adalah sebuah awal dari era baru komunikasi. Tomlinson juga orang yang memperkenalkan penggunaan simbol "@" di alamat email.

Pada tahun 1978, seorang manajer pemasaran di Digital Equipment Corp bernama Gary Thuerk menggunakan metode baru komunikasi langsung ini untuk mengirimkan email komersial pertama untuk memberi tahu orang-orang tentang produk baru. Daftar emailnya hanya memiliki 400 alamat, tetapi email yang dia kirim menghasilkan penjualan sejumlah miliaran rupiah pada saat itu.

Pada tahun 90-an, internet telah tersedia secara komersial untuk umum. Cara orang berkomunikasi satu sama lain mulai berubah secara dramatis, dan pemasar menemukan bahwa email bisa menjadi cara yang efektif untuk beriklan.

Cara Kerja Email Marketing

Sangat mudah untuk menyiapkan dan melacak kampanye email marketing yang membuatnya dapat diakses oleh bisnis kecil sekalipun. Anda dapat menambahkan opsi pendaftaran bulletin atau newsletter ke situs web Anda, misalnya. Saat orang-orang mendaftar, Anda dapat mengirim buletin tersebut ke audiens yang terus bertambah. Anda juga dapat mengarahkan pelanggan ke buletin tersebut dari profil media sosial Anda.

Buletin reguler adalah cara yang sederhana dan efektif untuk mengirim pembaruan tentang perusahaan Anda, acara mendatang, dan penawaran khusus. Email juga memudahkan penjadwalan email promosi otomatis untuk pelanggan yang belum membeli atau berinteraksi lebih jauh dengan produk Anda.

Email marketing membantu Anda untuk menargetkan kelompok pelanggan tertentu atau bahkan individu tertentu. Menawarkan penawaran khusus kepada pelanggan individu untuk barang dagangan atau layanan adalah salah satu cara untuk melakukan ini.

Sebuah restoran, misalnya, mungkin mengirim email ke pelanggan pada hari ulang tahun mereka dengan menawarkan diskon 50% untuk hidangan tertentu. Personalisasi semacam ini membantu bisnis mengembangkan dan memelihara hubungan dengan pelanggan, dan hal itu dapat mengarah pada peningkatan penjualan dan loyalitas pelanggan terhadap bisnis Anda.

Manfaat Email Marketing

Email telah menjadi alat pemasaran yang populer untuk bisnis, sebagian karena "memaksa" pengguna untuk melakukan suatu tindakan; sebuah email akan berada di kotak masuk sampai dibaca, dihapus, atau diarsipkan. Namun, email juga merupakan salah satu alat paling hemat biaya yang tersedia. Faktanya, sebuah studi tahun 2015 oleh Direct Marketing Association (DMA) yang berbasis di Inggris menemukan bahwa untuk setiap Rp14.000 yang dibelanjakan, email memiliki Return Of Investment (ROI) rata-rata sebesar Rp537.000.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Patrick Trusto Jati Wibowo
Editor: Puri Mei Setyaningrum

Bagikan Artikel: