Jelang Pertemuan G20, Lihat Hebatnya Menlu Retno Lantang Suarakan Multilateralisme
Kredit Foto: Antara/Muhammad Adimaja
Sebelumnya, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan, kesenjangan vaksin di antara negara kaya dan miskin terjadi. Negara-negara kaya memvaksinasi kaum muda yang tidak berisiko besar Covid-19, sementara negara-negara miskin sangat kekurangan dosis.
Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengkhawatirkan situasi di Afrika yang menurutnya sangat berbahaya oleh karena varian baru Covid-19, Delta menyebar secara global. Dia mencatat infeksi baru dan kematian di Afrika melonjak hampir 40 persen. "Dunia kita gagal, sebagai komunitas global kita gagal," ujarnya.
Tedros mengecam negara-negara yang tidak disebutkan namanya karena enggan berbagi dosis dengan negara-negara berpenghasilan rendah. Dia membandingkannya dengan krisis HIV/AIDS, ketika beberapa orang berpendapat bahwa negara-negara Afrika tidak dapat menggunakan perawatan yang rumit.
"Perbedaannya adalah antara si kaya dan si miskin yang sekarang benar-benar mengekspos ketidakadilan dunia kita, ketidakadilan, ketidaksetaraan, mari kita hadapi itu," ujarnya menambahkan.
Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.
Editor: Muhammad Syahrianto