Ancaman Omicron di Depan Mata, Hong Kong Tetap Pede Pakai Kebijakan Tanpa Karantina

Ancaman Omicron di Depan Mata, Hong Kong Tetap Pede Pakai Kebijakan Tanpa Karantina Kredit Foto: AP Photo/Kin Cheung

Ditemukannya tiga kasus positif COVID-19 varian Omicron di Hong Kong diperkirakan tidak memengaruhi rencana pembukaan perbatasan tanpa kewajiban karantina bagi para pelaku perjalanan dari dan ke China daratan.

"Saya berharap tidak," kata anggota Komite Tetap Kongres Rakyat Nasional China (NPC) perwakilan Hong Kong, Tam Yiu Chung, dikutip Global Times, Selasa.

Baca Juga: Bukan Cuma ke Taiwan, Jepang Ngaku Prihatin atas Kondisi Hong Kong dan Xinjiang karena...

Menurut dia, varian baru tersebut belum diketemukan di lingkungan masyarakat di kotanya. Kepala Eksekutif Wilayah Administrasi Khusus Hong Kong (HKSAR) Carrie Lam pada Sabtu (27/11) meluncurkan kartu kesehatan personal yang terkoneksi dengan kartu kesehatan Provinsi Guangdong, China.

Menurut perempuan politikus itu, jika ada satu kasus positif ditemukan di Hong Kong,  otoritas China daratan segera memberitahu para pelaku perjalanan ke wilayahnya melalui kartu kesehatan yang sudah terkoneksi tersebut.

Sistem data kesehatan yang dikembangkan HKSAR tersebut kini telah diuji coba secara daring. Media Hong Kong, The Standard, melaporkan rencana pembukaan perbatasan Hong Kong dengan Guangdong tanpa karantina dengan kapasitas 1.000 orang per hari melalui Shenzhen atau Zhuhai bakal diundur hingga akhir Desember mendatang.

Pengunduran jadwal tersebut terkait rencana penambahan kuota hingga 5.000 orang per hari. Sementara itu, otoritas kesehatan HKSAR mencatat adanya tiga kasus Omicron.

Kasus ketiga terjadi pada seorang pria berusia 37 tahun yang baru datang dari Nigeria pada Rabu (24/10) dan sekarang sudah dikarantina di hotel, demikian otoritas kesehatan HKSAR dalam temu media, Senin (29/11).

"Kami telah berhasil mengidentifikasi tiga kasus dan mencegah mereka berbaur dengan masyarakat kami," kata Menteri Pangan dan Kesehatan HKSAR Sophia Chan Siu.

Atas keberhasilannya itu, dia yakin rencana pembukaan kembali wilayah perbatasannya dengan China tanpa karantina sama sekali tidak terpengaruh temuan kasus Omicron.

Investasi terbaik ialah investasi leher ke atas. Yuk, tingkatkan kemampuan dan keterampilan diri Anda dengan mengikuti kelas-kelas di WE Academy. Daftar di sini.

Lihat Sumber Artikel di Viva Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Viva. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Viva.

WE Discover

Berita Terkait

Video Pilihan

Terpopuler

Terkini