Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Dikuak, Capres dari Jawa Hanya Bisa Dikalahkan oleh Orang Tionghoa: Apalagi Tionghoa Muslim

Dikuak, Capres dari Jawa Hanya Bisa Dikalahkan oleh Orang Tionghoa: Apalagi Tionghoa Muslim Kredit Foto: Twitter/Arief Poyuono
Warta Ekonomi, Jakarta -

Mantan petinggi Partai Gerindra, Arief Poyuono, mengungkap alasan mengapa Indonesia selama ini selalu dipimpin oleh etnis Jawa.

Menurut dia, tokoh di luar Jawa tidak akan sanggup mengalahkan etnis Jawa yang mayoritas memimpin bangsa ini sejak Indonesia berdiri.

Baginya, capres dari Jawa mampu dikalahkan oleh tokoh dari etnis Tionghoa.

Baca Juga: Waduh Kalau Anies Berkuasa, Indonesia Bakal Dikuasai Orang Macam Rizieq Shihab dan Bahar bin Smith

Bahkan, untuk Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, bisa maju Pilpres 2024 mendatang karena mempunyai campuran etnis. 

“Dari awal mana ada orang di luar Jawa kecuali memang misalnya Mas Anies yang setengah timur tengah dia masuklah dalam kontestasi presiden, nah yang bisa kalahkan Jawa itu hanya Tionghoa,” ungkapnya, dalam diskusi Total Politik bertajuk ‘Haruskah Presiden Orang Jawa?’ pada Minggu, (19/12/2021) kemarin.

Selain itu, ia juga mengatakan bahwa ada capres dari etnis Tionghoa dan beragama muslim, maka dipastikan sosok itu akan didukung.

“Tapi sayangnya tidak ada (orang) Tionghoa yang mau maju. Kalau dia mau maju, gagal. Apalagi Tionghoanya Muslim wah itu tidak ada yang ngalahin itu,” katanya.

Namun demikian, ia juga tetap bersikeras pemimpin Tanah Air harus dari etnis Jawa.

“Presiden harus dan pasti orang Jawa, yang lain boleh mencalonkan tapi percuma habis nanti karena ada 20 persen threshold-nya, karena akan kalah,” tegasnya.

“Pak JK sendiri kan sudah ngakuin kan, ngakuin yang menang pasti matoritas Jawa, karena dulu dia lawan siapa itu wakilnya itu Wiranto 12 presen kan,” tukasnya.

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Populis. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Populis.

Editor: Rosmayanti

Bagikan Artikel:

Video Pilihan