Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Ucapan Novel Bamukmin Kali Ini Blak-blakan ke Segala Arah, Said Aqil Sampai Buya Hamka Disebut-sebut

Ucapan Novel Bamukmin Kali Ini Blak-blakan ke Segala Arah, Said Aqil Sampai Buya Hamka Disebut-sebut Kredit Foto: Instagram/Novel Bamukmin
Warta Ekonomi, Jakarta -

Wakil Sekretaris Jenderal Persadaraan Alumni (PA) 212 Novel Bamukmin membongkar korelasi antara Menko Polhukam Mahfud MD dan mantan ketum PBNU Said Aqil Siroj.

Novel juga menilai ucapan Mahfud MD yang menyebut politik lebih stabil setelah FPI dibubarkan.

"Ini searah dengan ucapan mantan ketum PBNU SAS yang menyebut agar jangan ganggu politik China," kata Novel Bamukmin kepada GenPI.co, Senin (27/12/2021).

Pentolan 212 itu menduga, sederet pernyataan tersebut makin jelas dengan menunjukkan bahwa siapa pun lawan yang mengganggu politik China akan dibubarkan, termasuk FPI.

Novel lantas mengumbar peristiwa-peristiwa yang selama ini merugikan FPI.

"Enam laskar mati syahid dibantai secara keji," katanya.

Baca Juga: Blak-blakan Mahfud MD: Politik Indonesia Lebih Stabil Tanpa Ada FPI: Masyarakat Senang, Hidup Nyaman

Selain itu, imam besar FPI Habib Rizieq juga dibungkam dalam penjara.

Novel lantas menyebut ini sebagai bentuk kriminalisasi dan terorisasi.

Dia turut menyinggung pemblokiran rekening FPI dan aset yang dibekukan.

Sehingga segenap peristiwa yang merugikan FPI ini membuat ingatan Novel bangkit.

"Saya ingat zaman PKI tahun 65, yang mana Masyumi dan HMI juga dibubarkan, enam jenderal dibunuh, hingga Buya Hamka ditahan serta hartanya disita," tuturnya.(*)

Baca Juga: Masyarakat Disebut Senang Setelah FPI Bubar, Christ Wamea: Hanya yang Berpaham Komunis yang Senang!

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan GenPI. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab GenPI.

Editor: Bayu Muhardianto

Bagikan Artikel:

Video Pilihan