Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Kinerja Moncer, Mandiri Capital Danai Tujuh Startup Sepanjang 2021

Kinerja Moncer, Mandiri Capital Danai Tujuh Startup Sepanjang 2021 Kredit Foto: Sufri Yuliardi
Warta Ekonomi, Jakarta -

PT Mandiri Capital Indonesia (MCI), perusahaan modal ventura milik Mandiri Group mencatatkan performa yang impresif sepanjang tahun 2021. Hal ini ditandai dengan partisipasinya dalam tujuh putaran pendanaan ke startup fintech (tekfin), fintech enabler, insurtech dan open finance, serta mewujudkan kolaborasi antara Mandiri Group dengan sejumlah startup yang membawa nilai sinergi (synergy value) tertinggi bagi perusahaan.

Tahun 2021 menjadi tahun yang tangguh bagi MCI ditandai dengan tercatatnya rangkaian inisiatif perusahaan untuk berinvestasi dan bersinergi dengan memberikan nilai tambah serta dampak positif bagi Mandiri Group, BUMN dan industri secara umum, melalui partisipasinya dengan melakukan pendanaan secara agresif. Partisipasi pendanaan MCI pada 2021 terdiri atas tiga investasi baru dan empat investasi follow-on.

Dukungan MCI terhadap Mandiri Group dan pertumbuhan ekosistem startup direalisasikan melalui beberapa inisiatif sinergi yang sudah berjalan pada 2021 lalu. Baca Juga: Sukses di 2021, Mandiri Capital Komitmen Danai Lebih Banyak Startup di 2022

Diantaranya adalah penyaluran kredit agrikultur melalui Crowde senilai Rp310 miliar, penyaluran kredit kepada pelaku UMKM melalui Investree senilai Rp306 miliar, kerjasama komprehensif dengan Bukalapak pada tiga lini produk (pembayaran, kredit dan investasi), penggunaan platform Jurnal dan Klik Pajak untuk mendigitalisasi laporan keuangan nasabah SME Mandiri dan Yokkebiz yang merupakan hasil kolaborasi antara iSeller dengan Yokke menghasilkan peningkatan registered users hingga mencapai enam ribu.

“Kami sangat bersyukur atas pencapaian kami di 2021, di mana kami berkesempatan untuk dapat berpartisipasi menyalurkan pendanaan baru dan follow-on ke tujuh startup di Tanah Air. Hal ini menjadi salah satu catatan milestone kesuksesan kami, ketika kami berhasil mencatatkan peningkatan jumlah dan nilai penggalangan dana yang signifikan dibandingkan tahun sebelumnya," ujar Direktur Utama MCI, Eddi Danusaputro di Jakarta, Rabu (19/1/2022).

Pada awal 2021, startup portfolio MCI, Mekari meraih kucuran pendanaan Seri D dengan total hampir Rp280 miliar yang dipimpin oleh Money Forward.

Sementara, partisipasi pendanaan MCI pada tiga investasi baru untuk Bukalapak (pendanaan Pra-IPO yang dipimpin oleh GIC dan Standard Chartered, dengan jumlah yang tidak diungkapkan), Ayoconnect (pendanaan Pra-Seri B bersama Patamar Capital dan Habibie Foundation, dengan jumlah total sekitar Rp143 miliar), dan Salah satu startup di sektor insurtech pada pertengahan Desember 2021.

Sedangkan empat investasi follow-on untuk Amartha (yang dipimpin oleh Women’s World Banking dan MDI Ventures, dengan jumlah total lebih dari Rp510 miliar), iSeller (pendanaan Pra-Seri B yang dipimpin oleh AppWorks dan Openspace Ventures, dengan total suntikan dana senilai Rp120 miliar), Crowde (pendanaan Seri B yang dipimpin oleh Monks Hill, dengan jumlah yang tidak diungkapkan), dan PrivyID (pendanaan Seri B yang dipimpin oleh GGV Capital, dengan jumlah hingga lebih dari Rp251 miliar).

"Menjelang akhir 2021 lalu, sejalan dengan komitmen dalam membangun percepatan ekosistem ekonomi digital di Indonesia, Mandiri Capital Indonesia bersama empat CVC BUMN lainnya memberikan dukungan kepada Merah Putih Fund (Dana Ventura Merah Putih atau MPF)," jelas Eddi.

MPF adalah sebuah inisiatif dari Kementerian BUMN sebagai dana kelolaan yang mendukung akselerasi startup lokal yang berpotensi menjadi unicorn melalui kolaborasi bisnis dan modal, dengan target penutupan pertama sebesar lebih dari Rp4 triliun.

"Melalui partisipasi pendanaan bersama para partner investasi, Mandiri Capital Indonesia berharap ini dapat menjadi kontribusi positif demi mendukung upaya pemerintah dalam mengejar target 90% inklusi keuangan di Tanah Air pada 2024 mendatang,” tutupnya.

Penulis: Fajar Sulaiman
Editor: Fajar Sulaiman

Bagikan Artikel:

Video Pilihan