Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Bikin Langit Bercahaya, Tentara Uni Emirat Arab Akhirnya Cegat 2 Rudal Balistik

Bikin Langit Bercahaya, Tentara Uni Emirat Arab Akhirnya Cegat 2 Rudal Balistik Kredit Foto: Sputnik/Russian Ministry of Defense
Warta Ekonomi, Dubai -

Tentara Uni Emirat Arab mencegat 2 rudal balistik yang menargetkan Abu Dhabi Senin (24/1/2022) pagi. 

Para pejabat pertahanan mengatakan rudal itu ditembakkan oleh pemberontak Houthi yang didukung Iran di Yaman.

Baca Juga: Kalang Kabut Dihantam Drone Houthi, Israel Gecep Pepet UEA Tawarkan Bantuan

Itu adalah serangan kedua di Abu Dhabi, setelah satu minggu lalu menewaskan tiga orang dan melukai enam lainnya.

Kantor berita WAM yang dikelola negara mengatakan bahwa pecahan rudal jatuh di atas Abu Dhabi namun  tidak mengancam

“Emirates siap menghadapi ancaman apa pun dan mengambil semua tindakan yang diperlukan untuk melindungi negara dari semua serangan,” kata Kementerian Pertahanan UEA dikutip WAM.

Video yang unggah ke media sosial menunjukkan langit di atas ibu kota menyala sebelum fajar Senin, dengan titik-titik cahaya tampak seperti rudal pencegat di langit.

Tembakan rudal mengganggu lalu lintas ke Bandara Internasional Abu Dhabi, selama sekitar satu jam setelah serangan.

Tidak ada yang segera mengaku bertanggung jawab atas tembakan roket itu.

Namun, serangan itu terjadi seminggu setelah pemberontak Houthi Yaman mengeklaim serangan di ibu kota Emirat yang menewaskan tiga orang dan melukai enam lainnya.

Dalam beberapa hari terakhir, koalisi pimpinan Saudi yang didukung UEA melancarkan serangan udara yang menargetkan Yaman.

Serangan balasan tersebut membunuh lebih dari 80 orang di sebuah pusat penahanan.

Houthi telah mengancam akan membalas dendam terhadap Emirates dan Arab Saudi atas serangan itu. 

Pada hari Minggu, koalisi pimpinan Saudi mengatakan rudal balistik yang diluncurkan Houthi mendarat di kawasan industri di Jizan, Arab Saudi, melukai sedikit orang asing.

Seorang juru bicara militer Houthi tidak  menanggapi permintaan komentar dari The Associated Press tentang serangan hari Senin itu.

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan GenPI. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab GenPI.

Editor: Muhammad Syahrianto

Bagikan Artikel:

Video Pilihan