Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Ngeri Juga Omongan Loyalis Ganjar Pranowo Soal 'Curhatan' Puan Maharani: Narasi Kampungan!

Ngeri Juga Omongan Loyalis Ganjar Pranowo Soal 'Curhatan' Puan Maharani: Narasi Kampungan! Kredit Foto: Sufri Yuliardi
Warta Ekonomi, Jakarta -

Ganjar Pranowo (GP) Mania merespons sindiran yang disampaikan Ketua DPR RI, Puan Maharani, terhadap adanya kepala daerah yang tak menyambutnya saat berkunjung ke daerah. Relawan GP Mania, Immanuel Ebenezer, mengatakan, sindiran tersebut dinilai kampungan.

"Narasi-narasi ini kan sebenarnya narasi-narasi kampungan yang diproduksi oleh orang yang anti terhadap Mas Ganjar itu sendiri," kata Immanuel dalam sebuah diskusi daring, Ahad (13/2/2022). 

Immanuel mengatakan, Ganjar tak pernah diundang tiap kali Puan mengunjungi Jawa Tengah. Ia menilai ada upaya dari pihak lain di internal PDIP yang menjegal langkah Ganjar untuk tidak hadir dalam acara-acara PDIP.

"Pernyataan jegal dalam konteks politik ya, membatasi peran Mas Ganjar di struktur PDIP, khususnya di Jawa Tengah. Jadi setiap ada aktifitas politik, kunjungan kerja Mbak Puan, atau kunjungan kerja siapa pun yang berkaitan dengan PDIP, kerap penguasanya adalah si Bambang Pacul maka peran Mas Ganjar itu tidak dikasih atau dijegal," ujarnya.

Baca Juga: Ingin Nginap di Rumah Warga Wadas, Skenario Politik Murahan Mas Ganjar Ditelanjangi Habis-habisan!

"Gimana mau nyambut Mbak Puan kalau Mas Ganjar tidak diinfokan, tapi dibikin narasi seolah-olah tidak menyambut sebagai kader PDIP," kata Immanuel lagi.

Pria yang akrab disapa Noel itu mengatakan, bagi GP Mania tidak ada keuntungan bagi GP Mania merespons sindiran Puan tersebut. Ia menganggap pernyataan Puan tersebut hanyalah merupakan keluh kesah.

"Keuntungan merespons apa, keuntungan bereaksi juga apa? Enggak ada untung dua-duanya, paling biarkan saja narasi Mbak Puan seperti itu dia menciptakan narasinya, kalau kita respons juga untungnya apa? Itu keluh kesah lah, enggak enak kita merespons keluh kesah," ungkapnya.

Baca Juga: Sepanjang Tahun 2022, Zurich Syariah Targetkan Premi Tumbuh 50%

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Republika. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Republika.

Editor: Bayu Muhardianto

Advertisement

Bagikan Artikel: