Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Pak Anies Siap-Siap! KPK Diminta Periksa Anda Terkait Dugan Korupsi Formula E

Pak Anies Siap-Siap! KPK Diminta Periksa Anda Terkait Dugan Korupsi Formula E Kredit Foto: Twitter/Anies Baswedan
Warta Ekonomi, Jakarta -

Ketua DPRD Jakarta Prasetyo Edi Marsudi berharap KPK bisa memanggil Gubernur Anies Baswedan terkait kasus dugaan korupsi Formula E. Kekinian kasus ini masih proses penyelidikan.

Prasetio menilai keterangan Anies dapat membantu proses penyelidikan dugaan korupsi ajang balap mobil listrik semakin terang benderang.

Baca Juga: Jeng Jeng... Anies Baswedan dan AHY Dideklarasikan untuk Pilpres 2024, Demokrat Ungkap Hal Ini

"Ya, saya mengimbau kepada KPK untuk transparan, dan akuntabel untuk permasalahan formula E ini ya," kata Prasetio di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (22/3/2022).

Prasetio diketahui hari ini kembali diperiksa KPK. Dalam pemeriksaan hari ini politisi PDI Perjuangan DKI Jakarta ini mengaku menjelaskan terkait proses persetujuan rencana pelaksanaan hingga penganggaran Formula E. Termasuk terkait peminjaman uang dinas pemuda dan olahraga melalui Bank DKI mencapai Rp 180 Miliar.

"Ya, ada persetujuan rencana, tetapi mengenai penganggarannya kan dibahas di badan anggaran, nah dalam pembahasan badan anggaran, sebelum menjadi perda, menjabah uang dispora itu kepada bank DKI Rp180 Miliar, itu aja penekannya di situ," ungkap Prasetyo di lobi Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (22/3/2022).

Ia mengklaim anggota DPRD DKI tidak mengetahui terkait peminjaman uang sebesar Rp180 Miliar.

"Tidak, kami nggak tahu. Semua masalah anggaran mereka-mereka yang buat. Nggak tau, Imbuhnya.

Sebelumnya Praseto telah diperiksa KPK sebagai saksi terkait kasus yang sama pada Selasa (8/2/2022).

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Suara.com. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Suara.com.

Editor: Adrial Akbar

Bagikan Artikel:

Video Pilihan