Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Gegara Komoditas, Harga Properti Diprediksi Bakal Melonjak di Kuartal II 2022

Gegara Komoditas, Harga Properti Diprediksi Bakal Melonjak di Kuartal II 2022 Kredit Foto: Unsplash/Kanjana Jorruang
Warta Ekonomi, Jakarta -

Presiden Director ERA Indonesia, Darmadi Darmawangsa memprediksi harga properti akan melonjak pada kuartal II 2022.

Lonjakan tersebut akan terjadi seiring dengan melonjaknya harga komoditas energi dunia di tengah situasi Pandemi Covid-19.

Hal tersebut tidak terlepas dari situasi yang terjadi pada 2010-2011 dimana kala itu ada booming properti itu di akibatkan batubara atau komoditas seperti nikel naik semua.

"Pandemi april 2020 batubara itu hanya 51,25 dolar per ton, maret 2022 harga batubara di 326,65 dollar per ton, kita ingat februari 2011 ketika dekat2 booming properti harga batubara naik 130,95 dollar per ton itu menyebabkan properti meledak luar biasa," ujar Darmadi dalam diskusi virtual, Sabtu (26/3/2022). Baca Juga: APL Nilai Pandemi Sebagai Peluang di Sektor Properti

Darmadi mengatakan, jika melihat kondisi harga batubara yang melonjak hingga menyentuh 300 dollar per ton dapat membuat harga properti juga akan ikut tergerek ketika memasuki kuartal II 2022.

"Jadi jangan kaget saya yakin setelah lebaran masuk semester 2 2022 harga properti akan bergerak dan inflasi akan sangat hatihati, jadi kalau anda beli dengan harga sekarang yang belim terkacaukan anda bisa dapat untung," ujarnya.

Lanjuynya, jika melihat trend yang terjadi pada 2011 hingga 2013 maka harga properti pada 2022 akan melonjak cukup tinggi dibandingkan dengan periode itu.

"Kalau kita liha tahun 2011 2013 itu harga properti itu naiknya berlipat kali dan tinggi sekali dan kalau ini bisa 2,5 kali dari harga 2011 maka jangan heran kalau ini naiknya luar biasa, maka sebelum itu anda harus beli dulu," tutupnya.

Penulis: Djati Waluyo
Editor: Fajar Sulaiman

Tag Terkait:

Bagikan Artikel:

Video Pilihan