Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Sport & Lifestyle
Government
Video
Indeks
About Us
Social Media

Teknologi Automasi Bakal Ciptakan 46 Juta Lapangan Kerja Baru

Teknologi Automasi Bakal Ciptakan 46 Juta Lapangan Kerja Baru Kredit Foto: Rahmat Saepulloh
Warta Ekonomi, Bandung -

Laporan Automasi dan Masa Depan Pekerjaan di Indonesia dari McKinsey & Company menunjukkan teknologi automasi berpeluang menciptakan 27 juta hingga 46 juta lapangan kerja baru. Meskipun akan ada 23 juta pekerjaan yang diprediksi hilang pada tahun 2030 mendatang.

Melihat kondisi tersebut, Pemerintah Indonesia secara konsisten menggaungkan pengakselerasian implementasi industri 4.0 dan transformasi digital di Tanah Air.

Baca Juga: Luncurkan Pelatihan Cloud Computing Gratis, Ini Info Lengkap Soal AWS re/Start dari OFA dan AWS

Transformasi dan pergeseran ke industri 4.0 diperkirakan akan memberikan kontribusi sebesar USD133 miliar terhadap PDB Indonesia pada tahun 2025 dan menciptakan lebih banyak kesempatan kerja. 

Guna mempersiapkan generasi muda Indonesia menghadapi perubahan substansial dunia kerja masa depan, Amazon Web Services (AWS) InCommunities, program pemberdayaan masyarakat AWS, bersama Prestasi Junior Indonesia (PJI), lembaga nirlaba yang fokus mempersiapkan generasi muda untuk bekerja, menginisiasi program edukasi kesiapan kerja STEAM for the Future. Kegiatan tersebut berlangsung secara daring sejak bulan Desember 2021 hingga Maret 2022.

Inisiatif ini memungkinkan lebih dari 500 pelajar SMA di 15 kota/kabupaten di Indonesia (Bekasi Kota dan Kabupaten, Karawang, Bandung, Bandung Barat, Bogor Kota dan Kabupaten, Depok, Jakarta, Tangerang Selatan, Semarang, Magelang, Sleman, Surabaya, dan Denpasar) untuk mendapatkan akses pendidikan dan mengasah keterampilan di bidang science, technology, engineering, arts, dan mathematics (STEAM), guna membantu mempersiapkan mereka untuk pekerjaan di masa depan.

Baca Juga: Hasil Riset Terbaru AWS, 98% Pekerja Indonesia Butuh Peningkatan Kecakapan Digital

Partisipasi dalam program ini membantu pelajar untuk merancang jalur pendidikan dan pengembangan diri menuju karir masa depan di bidang STEAM. Program STEAM for the Future melibatkan para pelajar dalam serangkaian pembelajaran yang inspiratif dan interaktif, meliputi STEAM Talk, STEAM Virtual Class, dan STEAM Bootcamp.

Selain mempelajari pentingnya karier STEAM dan cara mempersiapkan karir ini sejak sekolah, mereka juga dibekali dengan keterampilan dasar pemodelan 3D, pengkodean, dan komputasi melalui praktik pembelajaran berbasis augmented reality dan virtual reality

Halaman:

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Rahmat Saepulloh
Editor: Ayu Almas

Tag Terkait:

Bagikan Artikel: