Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Garuda Indonesia Group Sikapi Positif Kebijakan Fuel Surcharge Kemenhub

Garuda Indonesia Group Sikapi Positif Kebijakan Fuel Surcharge Kemenhub Kredit Foto: Antara/Sigid Kurniawan
Warta Ekonomi, Jakarta -

Garuda Indonesia Group dengan layanan penerbangan Garuda Indonesia dan Citilink menyikapi secara positif kebijakan Kementerian Perhubungan RI melalui Keputusan Menteri Perhubungan Nomor 68 Tahun 2022 tentang Biaya Tambahan (Fuel Surcharge) Tarif Penumpang Pelayanan Kelas Ekonomi Angkutan Udara Niaga Berjadwal Dalam Negeri yang mengizinkan maskapai penerbangan menyesuaikan biaya (fuel surcharge) pada angkutan pesawat dalam negeri.

Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra, dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Rabu (20/4/2022), mengungkapkan bahwa kenaikan harga bahan bakar avtur tidak dapat dimungkiri berdampak signifikan terhadap komponen cost structure tiket penerbangan.

Baca Juga: Garuda Indonesia Siapkan 855 Ribu Kursi Penerbangan Pada Masa Mudik Lebaran

"Karenanya, diperbolehkannya penerapan kebijakan fuel surcharge pada komponen harga tiket pesawat ini menjadi sebuah langkah yang konstruktif atas fokus pemulihan ekosistem industri penerbangan yang salah satunya sangat dipengaruhi oleh kondisi makro ekonomi seperti fluktuasi harga bahan bakar," tegas Irfan.

Dia menjelaskan, "Kebijakan fuel surcharge tersebut tentunya akan kami sikapi secara cermat dan saksama dengan memperhatikan fluktuasi harga bahan bakar avtur terhadap kebutuhan penyesuaian komponen cost structure untuk fuel surcharge pada tiket penerbangan, yang tentunya tetap mengedepankan pemenuhan kebutuhan pengguna jasa atas aksesibilitas layanan penerbangan dengan harga yang kompetitif."

"Dapat kami sampaikan bahwa adanya kebijakan fuel surcharge ini akan mengacu pada jangka waktu yang telah ditentukan oleh Kementerian Perhubungan RI yang akan terus kami evaluasi secara berkala atas kebutuhan penerapan fuel surcharge tersebut," tutup Irfan.

Editor: Puri Mei Setyaningrum

Bagikan Artikel:

Video Pilihan