Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

PDIP Kaitkan Soal Minyak Goreng dan Tunda Pemilu, PKS: Gawat, Rakyat dan Konstitusi Mau Diobok-obok!

PDIP Kaitkan Soal Minyak Goreng dan Tunda Pemilu, PKS: Gawat, Rakyat dan Konstitusi Mau Diobok-obok! Kredit Foto: Antara/Nova Wahyudi
Warta Ekonomi, Jakarta -

Dana kasus korupsi minyak goreng diduga untuk membiayai penundaan pemilu.

Hal ini disampaikan oleh Anggota DPR dari fraksi PDI Perjuangan (PDIP) Masinton Pasaribu.

Baca Juga: Jokowi Larang Ekspor Minyak Goreng, Said Didu: Kelebihan Stok Malah Larang Ekspor, Sangat Lucu!

Alasannya, pihak oligarki kapital atau kaum pemodal merasa sangat nyaman dengan kondisi saat ini. Untuk itu, kaum pemodal sangat mudah memuluskan keinginan untuk penundaan pemilu dan perpanjangan masa jabatan presiden.

Mereka tinggal menyiapkan uang dan meninggalkan parpol yang menyatakan penolakan.

“Saya ada informasi menyampaikan bahwa dia memberikan sinyalemen, menduga bahwa sebagian dari kelangkaan minyak goreng dan kemudian harganya dibikin mahal serta mereka mengutamakan ekspor karena kebutuhan fundraising. Untuk memelihara dan menunda pemilu,” tegas Masinton di Jakarta, Sabtu (23/4/2022).

Menanggapi hal itu, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Tifatul Sembiring menyebut hal ini menjadi salah satu hal yang gawat jika terbukti.

Baca Juga: Jokowi Stop Ekspor Minyak Goreng, Rocky Gerung: Sinyal Istana Lumpuh, Dia Gak Diasuh Megawati Lagi!

“Wah, kalau terbukti gawat ini. Rakyat dan Konstitusi mau di obok2 pakai dana korupsi, gara2 ambisi jaga posisi…*ApaUlahAbangAwak-ituJugakah?,” ujar politisi PKS ini dalam akun sosial medianya, Senin, (25/4/2022).

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Fajar.co.id. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Fajar.co.id.

Editor: Aldi Ginastiar

Bagikan Artikel:

Video Pilihan