Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Pucuk Dicinta Ulam pun Tiba: Nasib Bukalapak Berubah Drastis dari Buntung Jadi Untung Gara-gara Ini

Pucuk Dicinta Ulam pun Tiba: Nasib Bukalapak Berubah Drastis dari Buntung Jadi Untung Gara-gara Ini Kredit Foto: Instagram/ririn.yulianto
Warta Ekonomi, Jakarta -

Pucuk dicinta ulam pun tiba, penantian Bukalapak untuk meraih laba akhirnya berhasil dicapai pada awal tahun 2022. PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) mengantongi laba bersih senilai Rp14,55 triliun pada kuartal I 2022. Nilai tersebut berbalik dari posisi rugi Rp323,25 miliar pada kuartal I 2021 lalu. 

Berbaliknya posisi buntung jadi untung itu tidak lepas dari keberhasilan Bukalapak dalam mendongkrak pendapatan. Secara tahunan, pendapatan Bukalapak meroket 85,96% dari Rp423,70 miliar per Maret 2021 menjadi Rp787,92 miliar per Maret 2022. Baca Juga: Nasib Perusahaan yang Sahamnya Diborong Kaesang Anak Jokowi: Keuntungan Anjlok pada 2021

Segmen bisnis mitra menjadi penopang utama pertumbuhan pendapatan Bukalapak, di mana angkanya tumbuh dari Rp144,36 miliar pada Q121 menjadi Rp471,83 miliar pada Q122. Tak cuma itu, segmen bisnis marketplace juga meningkat dari sebelumnya Rp254,66 miliar menjadi Rp278,56 miliar. Segmen buka pengadaan bertumbuh dari angka Rp24,68 miliar menjadi Rp37,53 miliar. 

Selain pendapatan yang tumbuh positif, capaian laba fantastis Bukalapak juga didukung oleh laba dari nilai investasi yang belum dan sudah terealisasikan senilai Rp15,49 triliun pada awal tahun 2022. Awal tahun 2021, pos tersebut hanya tercatat sebesar Rp297,93 juta. 

Sebagaimana diketahui, Bukalapak menjadi salah satu investor strategis dalam Allo Bank. Januari lalu, Bukalapak membeli 2,49 miliar saham Allo Bank dengan harga Rp478 per saham atau senilai Rp1,19 triliun. Porsi tersebut diambil alih dari sebagian hak Mega Corpora sebagai pemilik 90% saham bank digital tersebut.

Mega Corpora meneken perjanjian pengalihan hak atas 2,49 miliar hak dalam rights issue kepada Bukalapak pada 24 Desember 2021 lalu. Setelah rights issue selesai, Bukalapak menggenggam 11,49% saham Allo Bank.

Total aset Bukalapak per Maret 2022 mencapai Rp39,92 triliun, meningkat dari Desember 2021 yang sebesar Rp26,62 triliun. 

Penulis: Lestari Ningsih
Editor: Lestari Ningsih

Bagikan Artikel:

Video Pilihan