Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Penting! Jam Tidur Malam Ternyata Berpengaruh pada Kesehatan Jantung

Penting! Jam Tidur Malam Ternyata Berpengaruh pada Kesehatan Jantung Kredit Foto: Unsplash
Warta Ekonomi, Jakarta -

Menurut studi terbaru, waktu tidur terbaik untuk kesehatan jantung adalah antara jam 10-11 malam. Studi ini melibatkan lebih dari 88.000 data partisipan di Inggris yang tergabung dalam Biobank. 

Seluruh partisipan tidak memiliki masalah atau gangguan tidur ketika studi di mulai pada 2006. Pada 2010, peneliti mendapati ada 3.172 partisipan yang mengalami penyakit kardiovaskular.

Sebanyak 1.371 partisipan tersebut rata-rata baru tertidur setelah lewat tengah malam. Sedangkan 1.196 partisipan tidur sekitar satu jam setelah jam 11 malam dan 473 partisipan tertidur sekitar satu jam setelah jam 10 malam. Hanya 132 partisipan yang tidur sebelum jam 10 malam.

Setelah menyesuaikan beragam faktor dan data, tim peneliti mendapati bahwa tidur terlalu larut atau terlalu cepat tampak mempengaruhi risiko penyakit kardiovaskular. Hasil studi menunjukkan bahwa orang-orang yang tidur di kisaran jam 10-11 malam memiliki risiko yang paling rendah.

Baca Juga: Hindari Risiko Hipertensi di Hari Raya, Ini yang Perlu Diperhatikan

Bila dibandingkan dengan orang-orang yang tidur di kisaran jam 10-11 malam, orang-orang yang biasa tidur lewat tengah malam memiliki risiko 25 persen lebih tinggi untuk mengalami penyakit kardiovaskular. Orang-orang yang terbiasa tidur sebelum jam 10 malam memiliki risiko 24 persen lebih tinggi terhadap penyakit kardiovaskular. Sedangkan orang-orang yang terbiasa tidur di jam 11-12 malam memiliki risiko 12 persen lebih tinggi terhadap penyakit kardiovaskular.

"Karena kami juga menyesuaikan semua faktor risiko penyakit kardiovaskular yang lebih umum, jelas bahwa hubungan (jam tidur dan risiko kardiovaskular) ini signifikan," jelas ketua tim peneliti dari Huma Therapeutics dan dosen senior dari University of Exeter Dr David Plans, seperti dilansir The Guardian, Ahad (1/5/2022).

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Republika. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Republika.

Editor: Bayu Muhardianto

Tag Terkait:

Bagikan Artikel:

Video Pilihan