Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Novel PA 212 Sebut Ruhut Sitompul Rasis dan Fasis: Mungkin Mau Kembali ke Zaman Batu

Novel PA 212 Sebut Ruhut Sitompul Rasis dan Fasis: Mungkin Mau Kembali ke Zaman Batu Kredit Foto: Instagram/Novel Bamukmin
Warta Ekonomi, Jakarta -

Ketua Media Center Persaudaraan Alumni (PA) 212 Novel Bamukmin blak-blakan menyebut politikus PDIP Ruhut Sitompul rasis.

Hal itu disampaikan merespons pernyataan Ruhut yang menyebut Novel seorang 'kadrun gila'. 

Ruhut menyampaikan hal itu karena Novel berniat maju sebagai cawapres pada Pilpres 2024.

Baca Juga: Sebut Jokowi Bangun Gedung Olahraga BMW, Ruhut Sitompul Langsung Diserbu Netizen!

"Jelas, pernyataan Ruhut sangat rasis dan fasis," ujar Novel kepada GenPI.co, Minggu (8/5).

Menurut Novel, pernyataan Ruhut tersebut sangat berbahaya bagi kesatuan bangsa dan negara.

Novel mengatakan, jangan sampai bangsa Indonesia terkena adu domba dari sekelompok orang.

"Mengelompokkan golongan dengan (sebutan, red) kadrun jelas jargon PKI," jelasnya.

Novel mengatakan, dalam negara demokrasi, siapa pun berhak dipilih dan memilih.

Oleh karena itu, menurut dia, tak ada salahnya saat dirinya ingin maju pada Pilpres 2024.

Pentolan 212 itu mengatakan, dari waktu ke waktu Indonesia selalu dipimpin seorang tokoh dengan berbagai latar belakang.

"Ruhut mungkin mau kembali ke zaman batu yang buta akan demokrasi," kata Novel.

Novel juga heran saat Ruhut tampak mempermasalahkan daster sebagai sebuah pakaian.

Menurut Novel, tak ada yang salah dengan pemuka agama yang memakai pakaian model daster.

"Kasihan Ruhut ternyata gagal paham akut," kata Novel.

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan GenPI. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab GenPI.

Editor: Rosmayanti

Bagikan Artikel:

Video Pilihan