Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Berkubu dengan Golkar dan PPP untuk Pilpres 2024, Pentolan PAN: Kami Akan Setia Sama Jokowi

Berkubu dengan Golkar dan PPP untuk Pilpres 2024, Pentolan PAN: Kami Akan Setia Sama Jokowi Kredit Foto: Antara/BPMI
Warta Ekonomi, Jakarta -

Saat ini, sudah terbentuk satu koalisi partai politik. Partai Golkar, PPP, dan PAN mengumumkan kerja sama untuk pemilu 2024

Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Lodewijk F. Paulus, pun menanggapi pernyataan Hasto Kristiyanto agar pembentukan koalisi tak dilakukan terlalu awal. Ia mengatakan, Koalisi Indonesia Bersatu merupakan salah satu upaya mencegah polarisasi di pemilihan umum (pemilu) 2024. Baca Juga: Pastikan Akan Berkoalisi di Pemilu 2024, Partai Demokrat Pasang Kriteria Partai Koalisi, Simak!

"Kami memberikan ruang untuk terbentuknya tiga koalisi gitu loh. Jadi bukan hanya dua seperti (pemilu 2019) kemarin, sejak awal kita memberikan ruang," ujar Lodewijk. 

Selain itu, ia mengatakan, koalisi tiga partai ini bersepakat mendukung kebijakan dari pemerintahan Jokowi sampai selesai 2024. Karena itu, ia menegaskan, kerja sama tiga partai politik itu tak akan mengganggu kinerja pemerintah. “Justru, kami mendukung,” kata dia. 

Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Viva Yoga Mauladi, mengatakan Koalisi Indonesia Bersatu tak hanya menjadi platform untuk Pemilu 2024. Koalisi antara PAN, Golkar, dan PPP merupakan bentuk kerja sama ketiganya untuk menyukseskan pemerintahan Joko Widodo-Ma'ruf Amin.

"Koalisi Indonesia Bersatu ini adalah bagian dari Pemerintahan Jokowi-Ma’ruf Amin," ujar Viva lewat keterangan tertulis.

Ia menegaskan, kesetiaan Koalisi Indonesia Bersatu terhadap pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin tak perlu diragukan lagi. Apalagi Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto merupakan Menteri Koordinator Perekonomian dan Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa adalah Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) di Kabinet Indonesia Maju.

“Menurut Bang Zulkifli Hasan, PAN akan terus berkomitmen menjadi partai koalisi pemerintah, sampai berakhirnya purna tugas pemerintah setelah pemilu 2024 nanti," ujar Viva. 

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Republika. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Republika.

Editor: Lestari Ningsih

Bagikan Artikel:

Video Pilihan