Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

PTBA Tetapkan 100% Laba Bersih Jadi Dividen: Seperti Memancing Ikan yang Lebih Besar!

PTBA Tetapkan 100% Laba Bersih Jadi Dividen: Seperti Memancing Ikan yang Lebih Besar! Kredit Foto: Djati Waluyo
Warta Ekonomi, Jakarta -

Investor saham PT Bukit Asam Tbk (PTBA) dibuat girang dengan kabar penetapan 100% laba bersih tahun 2021 sebagai dividen. Diputuskan pada RUPST 24 Mei 2022, jumlah dividen tunai tahun buku 2021 yang akan dibagikan kepada pemegang saham mencapai Rp7,9 triliun.

Direktur Utama PTBA, Arsal Ismail, mengungkapkan bahwa keputusan tersebut mempertimbangkan arus kas perusahaan yang dinilai masih cukup besar. Dengan begitu, pembagian 100% laba sebagai dividen dinilai tak akan mengganggu kondisi kas PTBA. Ia juga memastikan bahwa PTBA masih memiliki dana yang cukup untuk pengembangan perusahaan ke depannya.

Baca Juga: Laba Bersih RS Bunda Anjlok Drastis, Lebih dari Setengah Keuntungan Terpangkas!

"Melihat cash flow PTBA yang ada relatif besar, kalalu ini kami bagikan 100% senilai Rp7,9 triliun dari seluruh laba 2021 tidak akan mengganggu kondisi kas. Pembangunan PTBA ke depan masih tersedia dana,” pungkasnya pada Selasa, 24 Mei 2022. 

Seperti dua sisi mata uang, keputusan pembagian dividen sebesar 100% dari laba bersih ini mendapat tanggapan yang beragam, ada yang senang, namun ada juga justru mempertanyakan. Pasalnya, jika 100% keuntungan dibagikan sebagai dividen, tidak ada penyisihan untuk laba ditahan. 

Hal demikian seperti yang disampaikan oleh warganet @okipratama*** dalam sebuah komentar, "Tahun ini gada ekspansi atau pengembangan apapun berarti ya? Apa ada dana siaga dari deviden tahun-tahun sebelumnya."

Ada pula warganet yang menilai bahwa akan lebih baik jika sebagian laba tersebut digunakan untuk ekpansi bisnis. 

"Harusnya sebagian dipakai buat explorasi dan ekspansi ke renewable energy saran ku," tulis @fahlanh*** dilansir pada Rabu, 25 Mei 2022. 

Pada saat yang sama, warganet @saka.a*** menilai bahwa ada hal tujuan lain dari aksi bagi dividen 100% ini, "Sepertiny memancing ikan yg lebih besar."

Banyak yang mempertanyakan, namun tak sedikit pula yang mendukung. Para warganet ini meyakini perusahaan dapat terus berkembang karena memiliki kas yang besar.

"Karena taun ini harga batubara masih tinggi (banget) bahkan hampir (bs dpastikan) bakal tinggi sepanjang taun dan potensi profit lebih tinggi dari taun lalu, jd g mslh klo 100% laba taun lalu dbagikan dividen. Keuangan perusahaan jg sangat sehat. Mgkin laba tahun 2022 ini yg nantinya akan ada sebagian utk ditahan," tulis @yudantob***.

Komentar serupa juga disampaikan oleh warganet @ahmaadmuf*** yang menilai hal itu wajar mengingat kondisi kas PTBA yang sehat, "Cashnya PTBA emang lagi tebel bgt, ekspansi DMO sendiri juga tentu udah dialokasiin sendiri capex nya apalagi tahun lalu DPR cuma 35% jadi wajar bgt kalau tahun ini 100%."

Penulis: Lestari Ningsih
Editor: Lestari Ningsih

Bagikan Artikel:

Video Pilihan