Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Tanggapi Kasus UAS, Ahmad Dhani Meradang: Jadi Kesenangan Sesaat Buzzer Haram Jadah supaya Bahagia

Tanggapi Kasus UAS, Ahmad Dhani Meradang: Jadi Kesenangan Sesaat Buzzer Haram Jadah supaya Bahagia Kredit Foto: Antara/Hafidz Mubarak A
Warta Ekonomi, Jakarta -

Ahmad Dhani menjadi salah satu artis yang sangat mengecam penolakan Singapura atas kedatangan Ustaz Abdul Somad alias UAS. Dhani malah menduga, penolakan UAS masih ada kaitan dengan para buzzer pemerintah dan ulama-ulama yang dekat dengan rezim.

Menurut Ahmad Dhani di video yang diunggah di kanal YouTube Video Legend pada 19 April lalu, penolakan Ustaz Abdul Somad karena dai 45 itu mempunya banyak kelebihan yang membuat iri sejumlah ulama.

Baca Juga: Anies Ketemu Calon PM Singapura Dikaitkan dengan Ustaz Abdul Somad (UAS), Refly Harun: Nggak Relevan

"Juga ini pasti ada hubungannya dengan beberapa ulama yang kami duga mempunyai rasa iri dengki dan hasat kepada UAS," kata Ahmad Dhani. "UAS masih muda dan terkenal begitu cepat sehingga membuat iri dengki ulama-ulama yang mungkin punya sifat dengki, enggak kuat melihat UAS begitu terkenal," kata Ahmad Dhani melanjutkan.

Si ulama dengki ini, kata Dhani, kemudian memberikan masukan kepada para pejabat-pejabat yang memiliki basic islamophobia. "Ketemulah antara ulama iri dengki dengan UAS dan pejabat-pejabat yang islamophobia, gayung bersambut," bebernya.

"Kita bisa lihat nanti siapa saja ulama-ulama yang iri dengki kepada UAS. Tentunya ulama-ulama yang diam saja ketika UAS dideportasi, dipermalukan Pemerintah Singapura. Patut dicurigai (mereka) adalah ulama-ulama yang iri dengki kepada kebesaran UAS," imbuh Ahmad Dhani.

Menurut pentolan Dewa 19 itu, peristiwa penolakan UAS menjadi bahan oleh para buzzer-buzzer haram atau buzzer yang dibiayai oleh rezim pemerintah. "Bahan untuk buzzer untuk mengolok-ngolok. Mereka senang mengolok-olok ulama yang lurus, ulama-ulama yang tidak mendompleng kepada penguasa," bebernya.

"Kalau ada ulama yang tidak sejalan dan tidak mendukung program pemerintah, buzzer ini panas. Tugasnya adalah mengolok-olok ulama," katanya lagi.

Ahmad Dhani yakin, penolakan UAS oleh Pemerintah Singapura menjadi bahan tertawaan para ulama yang merapat ke pemerintah. "Bahan olok-olokan buzzer untuk menertawai UAS. Saya melihat ini hanya untuk memberikan kesenangan sesaat kepada buzzer haram jadah supaya mereka bahagia," ucap Ahmad Dhani.

Atas dasar itu, Dhani mengajak semua pendukung, semua santri UAS, semua yang hormat dan tawadduk kepada UAS, wajib untuk tidak datang ke Singapura.

"Singapura jelas-jelas mempermalukan UAS dan pemerintah Singapura memberikan bahan buat para buzzer untuk mengolok-ngolok UAS," kata Ahmad Dhani.

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Suara.com. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Suara.com.

Editor: Puri Mei Setyaningrum

Bagikan Artikel:

Video Pilihan