Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Bantah Surya Paloh, 'Pendukung Ganjar-Anies seperti Minyak dan Air'

Bantah Surya Paloh, 'Pendukung Ganjar-Anies seperti Minyak dan Air' Kredit Foto: Relawan Sahabat Ganjar
Warta Ekonomi, Jakarta -

Pengamat komunikasi politik Universitas Esa Unggul M. Jamiluddin Ritonga menilai Anies Baswedan maupun Ganjar Pranowo sama-sama memiliki elektabilitas yang tinggi.

Secara matematis, mereka bila dipasangkan akan memperoleh elektabilitas tinggi.

"Namun pendekatan matematis itu tampaknya tidak berlaku dalam politik, khususnya terkait elektabilitas. Sebab, dua sosok yang elektabilitas tinggi bila dipasangkan bisa jadi justeru akan menurun," kata Jamil kepada Warta Ekonomi.

Hal itu dapat terjadi karena pendukung masing-masing calon bisa saling meniadakan. Pendukung Anies bisa saja menarik dukungannya bila berpasangan dengan Ganjar. Begitu juga sebaliknya.

"Penyebabnya, pendukung Anies dan Ganjar seperti minyak dan air. Kedua pendukubg kerap saling meniadakan," tambahnya.

Karena itu, bila dua sosok itu disatukan, elektabilitasnya bukan bertambah. Elektabilitasnya mereka bila dipasangkan bisa saja menjadi berkurang.

"Jadi, Anies dan Ganjar tampaknya kurang pas bila dipasangkan. Mereka lebih baik saling bertarung dengan memilih cawapres yang saling mengisi sehingga elektabilitas bertambah," tegasnya.

Sebelumnya, Ketua Umum Nasdem Surya Paloh menyebut duet Ganjar dan Anies bila dipersatukan maka polarisasi di masyarakat akan semakin berkurang di Pilpres 2024.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Ferry Hidayat