Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Kemenparekraf Perkuat Kemitraan Pemasaran Pariwisata Lewat Wonderful Indonesia Co-Branding Forum

Kemenparekraf Perkuat Kemitraan Pemasaran Pariwisata Lewat Wonderful Indonesia Co-Branding Forum Kredit Foto: Kemenparekraf
Warta Ekonomi, Jakarta -

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) menggelar "Wonderful Indonesia Co-Branding Forum 2022" sebagai upaya mengembangkan dan memperkuat promosi serta pemasaran sektor parekraf Indonesia bersama para mitra co-branding.

Plt. Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf/Baparekraf, Ni Wayan Giri Adnyani mengatakan kegiatan ini merupakan wujud nyata dari arahan Menparekraf/Kabaparekraf Sandiaga Salahuddin Uno terkait pengimplementasian aspek inovasi, adaptasi dan kolaborasi yang tertuang dalam Peraturan Pemerintah No 50 Tahun 2011 mengenai Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Nasional; yaitu pengembangan pasar, pembangunan citra, promosi, dan kemitraan.

Baca Juga: Menparekraf Temui Pengelola Cruises di Singapura, Inisiasi Wisata Pesiar Indonesia Mulai Juli 2022

Program kemitraan co-branding ini sangat strategis karena seluruh pilar pemasaran dapat diimplementasikan. "Forum ini diharapkan terus menghangatkan semangat untuk berkolabor-aksi, sekaligus menggali ide-ide program dari setiap mitra co-branding bersama Wonderful Indonesia," kata Ni Wayan Giri dalam keterangan tertulisnya, Kamis (2/6/2022).

Dalam hal ini, "Wonderful Indonesia Co-Branding Forum 2022" diharapkan dapat semakin memperkuat branding "Wonderful Indonesia" sebagai identitas pariwisata dan ekonomi kreatif bangsa dan menjadi simbol kebangkitan industri yang memberikan manfaat bagi banyak masyarakat.

"Program Wonderful Indonesia Co-Branding ini memiliki peranan penting dalam meningkatkan brand awareness dan recognition Wonderful Indonesia yang merupakan brand pariwisata dan ekonomi kreatif Indonesia," ujarnya.

Baca Juga: Sandiaga Uno Temui President Google Asia Pasifik, Kembangkang Sektor Parekref Nasional

Salah satu dampak nyata dari kegiatan ini, lanjut Giri, adalah melesatnya peringkat Indonesia dalam Travel and Tourism Development Index (TTDI) 2021 yang merupakan referensi untuk penilaian kinerja industri pariwisata dari sebuah negara.

Berdasarkan laporan TTDI yang dikeluarkan World Economic Forum (WEF), Indonesia berada di peringkat 32 di atas negara tetangga seperti Thailand (36) dan Malaysia (38), di mana pada salah satu indikator individual yaitu Country Branding Strategy, Indonesia berada di peringkat ke-25.

"Di era kenormalan baru membutuhkan adaptasi yang tinggi untuk menghadapi berbagai tantangan yang mungkin tidak terbayangkan. Untuk itu kolaborasi yang berujung kepada kolabor-aksi menjadi penting, dan ini harus didukung oleh inovasi-inovasi program yang menarik," tutup Ni Wayan Giri.

Baca Juga: Wah! Omzet Pembiayaan Syariah Pegadaian Tembus Rp 477 Miliar

Penulis: Ayu Rachmaningtyas Tuti Dewanto
Editor: Ayu Almas

Advertisement

Bagikan Artikel: