Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Tidak Setuju dengan Penghapusan Migor Curah, Legislator PKS Minta Pemerintah Tak Beralih Fokus

Tidak Setuju dengan Penghapusan Migor Curah, Legislator PKS Minta Pemerintah Tak Beralih Fokus Kredit Foto: Instagram/Mulyanto
Warta Ekonomi, Jakarta -

Anggota Komisi VII DPR RI, Mulyanto, tidak setuju dengan rencana penghapusan minyak goreng (migor) curah yang disampaikan Menteri Kooordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan beberapa waktu lalu. 

Baginya, lebih baik Pemerintah fokus dalam mengendalikan ketersediaan dan harga minyak goreng (migor), curah ataupun kemasan. Jangan malah melempar isu baru yang tidak esensial dan mendesak, dan malah timbulkan masalah baru.

Baca Juga: Berikut Nama-Nama yang Sedang Dipantau PKB, Ada Andika Perkasa Sampai Nama Besar Lainnya

"Terkait masalah migor, sekarang ini semestinya Pemerintah fokus dan menggunakan segenap energinya untuk melaksanakan kebijakan, program dan upaya pengendalian migor. Bukan kebijakan baru yang lain. Jangan juga pindah fokus ke ekspor CPO dan turunannya, pengosongan tangki CPO, dll," ucap Mulyanto dalam keterangan yang diterima.

"Sampai hari ini migor curah masih langka dan mahal di atas HET. Berbagai janji Pemerintah termasuk janji Presiden Jokowi sendiri untuk menurunkan harga migor dalam dua pekan telah diingkari," lanjutnya.

Disebutkan mulyanto, persoalan migor tidak berkesudahan lebih dari 8 bulan dengan gonta-ganti dan buka-tutup kebijakan, bahkan gonta-ganti aktor kelembagaan. Namun sayang, masalah belumlah terselesaikan.

"Masak Indonesia, kalah dengan mafia migor.  Jadi tidak usahlah Pemerintah beralih ke fokus lain atau kehilangan fokus. Kalau memang Pemerintah sekarang tidak mampu, sampaikan saja ke publik, bahwa persoalan migor diserahkan kepada Pemerintahan berikutnya, karena sebagian anggota kabinet juga sudah siap-siap maju ke pilpres," sindir Mulyanto

Sebagai informasi, Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional sejak diambil kebijakan penghentian DMO dan diterapkan subsidi migor 16 Maret 2022, Pemerintah berhasil mengurangi histeria kelangkaan migor khususnya migor kemasan.  Namun anehnya setelah itu justru terjadi lonjakan harga migor yang gila-gilaan.  

Baca Juga: Mohon Maaf Pak Erick Thohir, Anda Akan Sulit Dapat Dukungan Jadi Capres 2024

Puncak pertama harga migor sebelum kebijakan DMO diterapkan di 27 Januari 2022 mencapai Rp. 19 ribu per kg untuk migor curah dan Rp. 21 ribu per kg untuk migor kemasan.  

Kemudian, setelah kebijakan DMO dicabut harga melesat dan mencapai puncak pada 2 April 2022. Harga migor curah mencapai angka Rp. 20 ribu per kg dan harga migor kemasan bertengger di angka Rp. 27 ribu per kg. 

Terlihat, lonjakan harga migor kemasan yang paling kentara.  Padahal memasuki bulan april 2022 harga CPO dunia malah mengalami penurunan.

Hari ini harga migor curah berada di angka Rp 18,100,- dan harga migor keemasan masih bertengger di angka Rp 26.450,-.  Masih tinggi di atas HET.

Baca Juga: Perbankan Diminta Alokasikan Capex Lebih Besar Untuk Tingkatkan Keamanan Digital

Penulis: Adrial Akbar
Editor: Adrial Akbar

Advertisement

Bagikan Artikel: