Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Pemerintah Ingatkan Subvarian BA.4 dan BA.5, Nicho Silalahi: Ujungnya Bisnis Vaksin, PCR, & Antigen

Pemerintah Ingatkan Subvarian BA.4 dan BA.5, Nicho Silalahi: Ujungnya Bisnis Vaksin, PCR, & Antigen Kredit Foto: Twitter/Nicho Silalahi
Warta Ekonomi, Jakarta -

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan berhati-hati dalam menghadapi subvarian baru Covid-19 yaitu Omicron subvarian BA.4 dan BA.5.

Apalagi varian omicron subvarian BA.4 dan BA.5 tersebut telah terdeteksi di Bali dan Jakarta.

“Bapak Presiden juga memberikan arahan ke kami bahwa lebih baik kita waspada, lebih baik kita berhati-hati. Karena kewaspadaan kita, konservatifnya kita, kehati-hatian kita, sudah memberikan hasil bahwa kondisi penanganan pandemi di Indonesia termasuk yang relatif baik dibandingkan dengan negara-negara lain di dunia,” ujar Budi Gunadi, Senin (13/6/2022) dalam keterangan tertulisnya melalui laman setkab.go.id.

Baca Juga: Ada Subvarian Omicron, Pemerintah Klaim Covid-19 Masih Terkendali

Menanggapi hal itu, Pegiat Media Sosial, Nicho Silalahi mengatakan, kasus tersebut seolah dijadikan sebagai propoganda murahan.

Menurutnya propoganda itu hanya bermuara pada bisnis vaksin, antigen maupun PCR yang membuat rakyat semakin menjerit.

“Brengseknya mulai lagi nipu² rakyat dengan provoganda murahan, ujungnya bisnis vaksin, PCR dan Antigen untuk merampok rakyat,” tulisnya Senin, (13/6/2022).

Dia mengajak masyarakat untuk bersatu dalam membongkar kedok mereka dan meminta Presiden Joko Widodo mundur.

“Sudah saatnya kita bersama untuk membongkar kedok mereka dan bersatu dalam suara “Jokowi Mundur” agar kita bisa menghancurkan Oligarki Jahanam ini,” pungkasnya.

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Fajar.co.id. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Fajar.co.id.

Editor: Rosmayanti

Bagikan Artikel:

Video Pilihan