Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Catat Kinerja Stabil, Sinarmas MSIG Life Capai RBC Konvensional 1,871% di Kuartal I-2022

Catat Kinerja Stabil, Sinarmas MSIG Life Capai RBC Konvensional 1,871% di Kuartal I-2022 Kredit Foto: Imamatul Silfia
Warta Ekonomi, Jakarta -

PT Asuransi Jiwa Sinarmas MSIG Tbk (Sinarmas MSIG Life) mencatatkan kinerja keuangan yang stabil meskipun diterpa gelombang pandemi. Dari sisi Rasio Tingkat Kesehatan Finansial, pencapaian RBC Konvensional Perusahaan mencapai 1,458% di tahun 2021, dan bahkan mencapai 1,871% di Kuartal I/2022.

"Perusahaan berhasil mencapai pertumbuhan bisnis yang melebihi ekspektasi pada tahun 2021 dengan pertumbuhan Annualized Premium Equivalent (APE)," ujar Herman Sulistyo, Direktur Sinarmas MSIG Life, Rabu (22/6).

Perusahaan juga mencatatkan peningkatan jumlah klaim kematian dan kesehatan. Jumlah total klaim, termasuk pembayaraan manfaat, hingga Rp2,3 triliun, meningkat hampir 85% dari tahun sebelumnya.

Baca Juga: Sinarmas MSIG Life Bagikan Dividen Rp71,4 Miliar

Sebaliknya, perusahaan berhasil menurunkan rasio biaya hingga 16%, yang mana produktivitas karyawan justru meningkat sebesar 31%.

Herman menambahkan bahwa menurut data Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) Sinarmas MSIG Life berhasil meningkatkan pangsa pasar menjadi 3,1% pada 2021 dari total seluruh potensi bisnis baru di industri asuransi jiwa. Ini mengukuhkan posisi Sinarmas MSIG Life di peringkat ke-13, dari sebelumnya di peringkat ke-18 di 2019.

Perusahaan juga berkomitmen untuk mengukuhkan infrastruktur dan platform digital, yaitu dengan memperkenalkan Ekosistem Digital bernama COSMOS yang berfungsi sebagai infrastruktur dasar yang dapat menampung berbagai sistem dan aplikasi terintegrasi.

Menurut Direktur Sinarmas MSIG Life Andrew Bain, Sinarmas MSIG Life telah memperkenalkan 3 aplikasi digital yaitu VEGA yang dirancang sebagai solusi dalam membantu nasabah, ORION untuk kebutuhan tenaga pemasar, dan CERES sebagai aplikasi pendukung produktivitas karyawan sepanjang 2021.

"Ketiga aplikasi ini merupakan bagian dari ekosistem digital baru perusahaan," kata Andrew.

Penulis: Imamatul Silfia
Editor: Rosmayanti

Bagikan Artikel:

Video Pilihan