Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Kata Megawati Soal Capres PDIP 2024: Boleh Dong Saya Umpetin

Kata Megawati Soal Capres PDIP 2024: Boleh Dong Saya Umpetin Kredit Foto: Instagram/Megawati Soekarno Putri
Warta Ekonomi, Jakarta -

Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri mengaku belum selesai melakukan perhitungan perihal calon presiden (capres) yang akan diusung partai berlambang banteng moncong putih tersebut.

"Saya sebagai ketua umum harus menghitung gitu loh, jadi perhitungan saya belum selesai," ujar Megawati saat acara Rakernas II PDIP 2021 di Sekolah Partai, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, dikutip dari Antara, Kamis (23/6/2022).

Baca Juga: Akui Jokowi Kuat, Megawati Sampai Dibuat Heran

Megawati menyatakan tak mau terburu-buru dalam mengumumkan nama capres dan cawapres yang akan diusung.

"Waktunya masih dua tahun lah, dua tahun lah ya boleh dong, saya 'umpetin' aja terus," jelasnya.

Presiden Kelima RI ini juga merasa banyak ditanya soal kapan akan mengumumkan capres dan cawapres dari PDIP untuk Pilpres 2024.

"Tentu semuanya berpikir kenapa ya ibu? Sudah banyak itu pertanyaan kapan mau mendeklarasikan calon presiden dan calon wakil presiden?' ya sabar lah sedikit," kata Megawati.

Sementara itu, Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani menimpali pernyataan Megawati

"Masih pakai kalkulator ya," terang Puan.

Puan juga sempat mengatakan sudah ada nama kandidat capres yang akan diusung.

Ketua DPR RI itu lalu menanyakan kepada Megawati soal apakah ada pengurus PDIP yang mengetahui hal tersebut.

"Ibu, apakah ada yang tahu pengurus DPP PDIP yang mengetahui capres PDIP?" tanya Puan ke Megawati.

Megawati menjawab "tanya aja langsung ke DPP-nya".

Baca Juga: Kompolnas Turun ke Lapangan Demi Supervisi Penanganan Tragedi Kanjuruhan, Alvin Lie: Percuma! Tidak Ada Lagi yang Percaya

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan GenPI. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab GenPI.

Editor: Adrial Akbar

Advertisement

Bagikan Artikel: