Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Rawan Pencurian Data, Hati-Hati Berbagi di Media Sosial!

Rawan Pencurian Data, Hati-Hati Berbagi di Media Sosial! Kredit Foto: Unsplash/Jodie Cook
Warta Ekonomi, Jakarta -

We Are Social mencatat kini pengguna internet di Indonesia mencapai 202,6 juta pengguna dengan sebanyak 170 juta penggunanya telah aktif di media sosial. Dapat dikatakan, pengguna internet mencapai 61.8% dari total populasi Indonesia.

Head of Creative Visual Brand Hello Monday Morning, Andry Hamida, mengungkapkan, aktivitas yang makin masif di dunia digital membawa dampak pada risiko keamanan data pribadi. Setiap pengguna hendaknya lebih bijak dalam menggunggah sesuatu yang mungkin akan berpotensi pada pencurian data dan berujung pada penipuan.

Baca Juga: Cakap Bermedia Digital Ampuh Kurangi Kampanye Hitam di Medsos

"Apa saja data-data pribadi yang bisa diambil? Nama lengkap, tanggal lahir, alamat rumah, nama orang tua, nama anak, nama pasangan, nama hewan peliharaan, nama karyawan, alamat kantor. Kalau sudah bisa dicek akan merugikan diri sendiri. Karena kalau sudah lengkap data-data ini, mereka bisa menyamar sebagai kalian," kata Andry saat webinar Makin Cakap Digital 2022 untuk kelompok komunitas dan masyarakat di wilayah Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Kamis (30/6), dikutip dari siaran pers yang diterima di Jakarta.

Dia pun mengajak para pengguna media sosial agar tidak over sharing karena bisa menjadi jalan bagi pelaku kejahatan. Biasanya, pelaku kejahatan cyber juga mendapatkan data pribadi sedikit demi sedikit dari apa yang diunggah di media sosial seperti membagikan lokasi terkini. Aktivitas media sosial seperti kuis yang mengarah pada data pribadi juga akan membuka potensi kejahatan.

Menurut Survei Literasi Digital di Indonesia pada tahun 2021, Indeks atau skor Literasi Digital di Indonesia berada pada angka 3,49 dari skala 1-5. Skor tersebut menunjukkan bahwa tingkat literasi digital di Indonesia masih berada dalam kategori sedang.

Sebagai respons untuk menanggapi perkembangan TIK ini, Kementerian Komunikasi dan Informatika RI bersama Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) Siberkreasi melakukan kolaborasi dan mencanangkan program Indonesia Makin Cakap Digital. Program ini didasarkan pada empat pilar utama literasi digital, yakni Kemampuan Digital, Etika Digital, Budaya Digital, dan Keamanan Digital. Melalui program ini, 50 juta masyarakat ditargetkan akan mendapat literasi digital pada tahun 2024.

Webinar #MakinCakapDigital 2022 untuk kelompok komunitas dan masyarakat di wilayah Kabupaten Madiun, Jawa Timur merupakan bagian dari sosialisasi Gerakan Nasional Literasi Digital yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika bekerja sama dengan Siber Kreasi. Kali ini hadir pembicara-pembicara yang ahli di bidangnya untuk berbagi terkait budaya digital, antara lain Head of Creative Visual Brand Hello Monday Morning, Andry Hamida, dan Dosen UNWAHA, Purbowo S, serta Artis dan Public Figure, Fanny Fabriana.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai program Literasi Digital hubungi info.literasidigital.id dan cari tahu lewat akun media sosial Siberkreasi.

Editor: Puri Mei Setyaningrum

Bagikan Artikel:

Video Pilihan