Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Rey Hadirkan ReyCard, Inisiatif Pembayaran Asuransi Cashless

Rey Hadirkan ReyCard, Inisiatif Pembayaran Asuransi Cashless Kredit Foto: Imamatul Silfia
Warta Ekonomi, Jakarta -

Startup insurtech Rey menghadirkan inisiatif ReyCard guna memudahkan nasabah dalam proses klaim asuransi. Kartu pembayaran ReyCard dapat digunakan di rumah sakit dan penyedia kesehatan mana pun di seluruh Indonesia.

"Dengan ReyCard, proses klaim jadi lebih mudah," ujar Evan Wijaya Tanotogono, CEO dan Co-Founder Rey, dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (6/7/2022).

ReyCard dapat digunakan pada mesin EDCapapun bertanda GPN, layaknya kartu kredit atau debit biasa ketika melakukan pembayaran. Dengan fasilitas ini, member dapat mengakses layanan kesehatan dengan lebih fleksibel.

Baca Juga: Startup Insurtech Rey Raih Pendanaan Rp63,1 Miliar, Bidik Premi Rp15 Miliar Tahun Ini

Sebagai informasi, ReyCard dapat diperoleh dengan berlangganan membership Rey yang dapat diperoleh mulai dari Rp35 ribu per bulan.

"Penyederhanaan dan digitalisasi proses klaim merupakan salah satu fokus kami di Rey karena mengetahui betapa rumitnya proses ini yang terjadi pada kondisi offline," tambah Evan.

Meski demikian, ia menjamin pihaknya tetap memastikan kenyamanan penggunaan layanan para member dengan memberlakukan human-assisted digital process dengan tim ReyCare yang siap membantu di setiap proses klaim.

Selain ReyCard, Rey juga menyiapkan skema klaim asuransi yang sepenuhnya dilakukan tanpa kertas untuk rawat inap dan rawat jalan. Proses klaim dapat dilakukan hanya dengan mengunggah foto dokumen medis yang diperlukan melalui aplikasi Rey.

Kemudian, saat member mengalami perawatan, segala proses mulai dari pre-admisi, admisi, hingga discharge akan ditemani oleh tim ReyCare. Untuk proses pre-admisi, member dapat menghubungi tim ReyCare melalui chat yang tersedia pada aplikasi Rey. Tujuannya agar segala proses dapat dipersiapkan lebih awal oleh tim ReyCare sehingga tidak ada lagi proses menunggu berjam-jam di rumah sakit karena kurangnya koordinasi antara rumah sakit dengan pihak asuransi.

Penulis: Imamatul Silfia
Editor: Rosmayanti

Tag Terkait:

Bagikan Artikel:

Video Pilihan