Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Gandeng Sejumlah Media, KADIN Bengkulu Bicara Pentingnya Informasi Akurat Soal Sawit

Gandeng Sejumlah Media, KADIN Bengkulu Bicara Pentingnya Informasi Akurat Soal Sawit Kredit Foto: Elaeis
Warta Ekonomi -

Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Provinsi Bengkulu mengandeng sejumlah jurnalis demi mendapatkan informasi yang akurat tentang perkelapasawitan.

Para jurnalis pilihan itu pun diberikan pelatihan secara khusus terkait pemahaman yang mendalam tentang perkelapasawitan.

Hal ini dilakukan demi mendapatkan informasi yang akurat di tengah berseliwerannya informasi tentang isu-isu yang berhubungan dengan sawit. 

"KADIN menunjuk atau bermitra dengan beberapa jurnalis, kita training khusus agar mereka tahu secara mendalam tentang sawit," kata Ketua KADIN Bengkulu, Marwan S Ramis kepada elaeis.co, kemarin. Baca Juga: KADIN Indonesia dan Kementerian PUPR Teken MoU Terkait Pengembangan Standar Kompetensi Kerja

Menurut Marwan, edukasi kepada jurnalis perlu dilakukan agar informasi yang disampaikan tidak ambigu, dan bisa dipahami masyarakat luas.

"Jadi (media) bukan kita didik. Melainkan hanya diberikan informasi. Jangan yang tiap hari muncul hanya pemberitaan tentang harga sawit rendah yang enggak selesai-selesai. Ujung-ujungnya, disalahkan kepala dinas atau pemerintah daerah. Pada akhirnya saling salah-menyalahkan," kata dia.

Sebagai contoh, kata Marwan, tentang ekspor CPO dan segala macamnya. Mestinya jurnalis sudah punya gambaran awal terkait itu. Tidak langsung tulis dan menginformasikan kepada khalayak ramai. Baca Juga: Disrupsi Supply Minyak Sawit Dunia, Mengapa Bisa Terjadi?

"Pemahaman seperti itu lah kita berikan kepada para rekan-rekan media, yang memang sudah kita pilih untuk memberikan informasi yang akurat kepada masyarakat, cuman jangan juga kita mendikte media," kata dia.

"Jadi, pada intinya, ketika kita memberikan edukasi kepada para jurnalis, sama halnya kita mengedukasi mulai dari hulu sampai ke hilir tentang perkelapasawitan," pungkasnya.

Baca Juga: KB Bukopin Gandeng PPA Untuk Kelola Aset Berkualitas Rendah Senilai Rp 1,3 Triliun

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Elaeis. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Elaeis.

Editor: Fajar Sulaiman

Advertisement

Bagikan Artikel: