Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Show Politik dalam Pernikahan Anak Anies Baswedan, Pengamat: Silahturahmi Megawati dan Anies Ada Ganjalan

Show Politik dalam Pernikahan Anak Anies Baswedan, Pengamat: Silahturahmi Megawati dan Anies Ada Ganjalan Kredit Foto: Anies Baswedan
Warta Ekonomi, Jakarta -

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan baru saja menggelar hajatan pernikahan putri sulungnya yang bernama Mutiara Annisa Baswedan pada 29-31 Juli 2022. Tampak dihadiri sejumlah tokoh politik, hal ini pun menarik perhatian dari Pengamat komunikasi dan politik Jamiluddin Ritonga.

Ia menyakini acara pernikahan tersebut telah dimanfaatkan elite politik untuk bersilaturahmi. "Karena Anies menjadi magnet berkumpulnya elite politik," ujar Jamiluddin kepada GenPI.co, Minggu (31/7/2022).

Baca Juga: Prabowo Hadiri Pernikahan Anak Anies Baswedan, Pengamat Blak-blakan: Menunjukkan Sikap Kedewasaan

Namun, dirinya sangat menyayangkan ketidakhadiran Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri di pernikahan anak Anies tersebut.

"Sebab, ajang pernikahan anak Anies tersebut dapat digunakan untuk menunjukan elite nasional akur-akur saja," ungkapnya.

Akademisi dari Universitas Esa Unggul itu menyebut, jika Megawati hadir diharapkan dapat menurunkan tensi politik di Indonesia.

"Rakyat akan melihat elite politik negeri tidak bersitegang sebagaimana ditunjukan para kampret dan cebong," jelas dia.

Baca Juga: 3 Tokoh Hadiri Pernikahan Anak Anies Baswedan, Pengamat: Tampaknya Berkaitan dengan...

Sayangnya, momentum itu tidak terjadi karena Megawati tidak hadir, dan tidak ada yang mewakilinya.

"Ini mengindikasikan, silahturahmi Megawati dan Anies terkesan ada ganjalan," tegas Jamiluddin.

Adapun, dalam acara tersebut, tampak hadir Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh, Ketum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), dan Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Sohibul Iman.

Baca Juga: Melalui SKC, Prudential Syariah Dorong Percepatan Ekonomi Syariah di Indonesia

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan GenPI. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab GenPI.

Editor: Ayu Almas

Advertisement

Bagikan Artikel: