Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Wapres Ma'ruf Amin Instruksikan Para Menteri Percepat Penghapusan Kemiskinan Ekstrem

Wapres Ma'ruf Amin Instruksikan Para Menteri Percepat Penghapusan Kemiskinan Ekstrem Kredit Foto: Setwapres
Warta Ekonomi, Jakarta -

Wakil Presiden K.H Ma'ruf Amin memimpin rapat pleno percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem dalam kapasitasnya sebagai Ketua Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) sekaligus selaku koordinator pelaksanaan Instruksi Presiden (Inpres) nomor 4 tahun 2022 tentang Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem, Rabu (3/8/2022).

Baca Juga: Rapat TNP2K, Wapres: Konvergensi Program Kunci Penghapusan Kemiskinan Ekstrem

Dalam rapat tersebut, Wapres memberikan arahan khusus kepada Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) dan Menko Perekonomian dibantu oleh Menteri Keuangan, dan Menteri PPN/Kepala Bappenas. Dalam hal ini memastikan kementerian dan lembaga dalam sisa bulan di tahun 2022 ini, dapat melakukan refocusing program serta realokasi anggaran untuk menyasar keluarga miskin ekstrem di wilayah priorotas kemiskinan ekstrem tahun ini.

Adapun, untuk peran pemerintah daerah (pemda), Wapres menugaskan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) untuk mendorong perencanaan/pengganggaran APBD agar dapat difoksukan pada percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem serta mendorong pemanfaatan data P3KE oleh pemda.

"Pemanfaatan Data Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE), untuk melengkapi data terpadu kesejahteraan sosial dan meningkatkan akurasi pensasaran program pengurangan beban, khususnya untuk menjangkau keluarga miskin ekstrem yang belum mendapat program atau exclusion error," ucap Wapres di Jakarta.

Baca Juga: Wapres Harapkan Pamong Praja Muda IPDN Jadi Perekat Persatuan dan Kesatuan Bangsa

Wapres tegas meminta agar kementerian/lembaga dan Pemerintah Daerah yang menangani program pengurangan beban pengeluaran dan pemberdayaan ekonomi keluarga miskin ekstrem agar memanfaatkan Data P3KE.

"Partisipasi dari unsur nonpemerintah seperti pelaku bisnis, universitas dan LSM agar potensi sumberdaya yang mereka miliki dapat sinergis dengan upaya dan sumber daya pemerintah dalam percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem," tegas Wapres.

Baca Juga: Jokowi Digugat ke Pengadilan Negeri Soal Dugaan Ijazah Palsu saat Pilpres 2019, Kalau Terbukti: Ngeri! Berarti Mereka...

Penulis: Ayu Rachmaningtyas Tuti Dewanto
Editor: Ayu Almas

Tag Terkait:

Advertisement

Bagikan Artikel: