Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Pantas Dijagokan PDIP, Ini Kunci yang Hanya Dimiliki Puan Maharani

Pantas Dijagokan PDIP, Ini Kunci yang Hanya Dimiliki Puan Maharani Kredit Foto: Instagram/Puan Maharani
Warta Ekonomi, Jakarta -

Puan Maharani dinilai miliki kunci yang tidak dipegang tokoh lain. Hal itulah yang membuat Ketua DPR RI itu pantas diusung PDI Perjuangan maju sebagai calon presiden (capres) atau calon wakil presiden (cawapres) di Pilpres 2024.

Analisis itu dipaparkan oleh pengamat politik dari Universitas Paramadina, Khoirul Umam, dalam webinar "Menakar Peluang Figur 3 Poros Utama Pilpres 2024".

Baca Juga: Puan Maharani Memberi Warna Alternatif Bagi Bangsa Indonesia

"Elektabilitas Mbak Puan memang per hari ini belum memadai, tetapi fakta menunjukkan bahwa dia satu-satunya yang memiliki kendali politik paling real di antara elite lain," kata Umam pada Rabu (3/8).

Umam mengatakan, Puan Maharani punya kunci langsung untuk menggerakkan arah koalisi. Direktur Eksekutif Indostrategic ini meyakini tak bakal ada gejolak internal PDI Perjuangan andai Megawati Soekarnoputri memutuskan Puan Maharani sebagai capres atau cawapres.

"Itu karena karakter kepemimpinan di PDIP itu mirip dengan model pendekatan kepemimpinan Bung Karno, yakni demokrasi terpimpin," tutur Umam.

Menurut Umam karakter politik PDIP bukan hanya terkait kepentingan individu atau keluarga, tetapi bagian dari nilai jual partai yang memiliki basis pemilih loyal wong cilik dan Soekarnois. "Bisa dipahami adanya jargon seperti ojo pedot poyote atau jangan patah akarnya. Siapa akarnya itu? Dalam konteks ini ya basis Soekarnoisme. Siapa yang mewarisi basis Soekarnoisme itu, dalam hal ini ya trah Soekarno," katanya.

Baca Juga: Ekonomi Makin Pulih, Penyaluran Kredit BTPN Naik Hingga 10%

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan JPNN.com. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab JPNN.com.

Editor: Puri Mei Setyaningrum

Advertisement

Bagikan Artikel: