Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Heboh, 98 Anggota KPU Dicatut jadi Kader Parpol, Pengamat Ngegas Bilang Begini...

Heboh, 98 Anggota KPU Dicatut jadi Kader Parpol, Pengamat Ngegas Bilang Begini... Kredit Foto: Instagram/Ray Rangkuti
Warta Ekonomi, Jakarta -

Direktur Lingkar Madani Indonesia (Lima Indonesia) Ray Rangkuti meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) membeberkan hasil temuan terkait anggotanya yang dicatut sebagai kader parpol.

Seperti diketahui, sebelumnya KPU mengatakan ada 98 nama anggotanya yang dicantumkan sebagai kader parpol.

“Sebaiknya, nama dan partai politik yang melakukan pencatutan harus diumumkan. Sebab, pencatutan itu adalah kejahatan,” ujar Ray kepada GenPI.co, Senin (8/8).

Menurut Ray, seharusnya hal tersebut diumumkan secara terbuka guna memberi pembelajaran bagi parpol yang berpotensi melakukan kecurangan.

“Situasi ini telah berulangkali terjadi. Harus segera dihentikan! Salah satunya dengan mengumumkan parpol apa saja yang melakukan hal itu,” kata dia.

Ray juga mendesak KPU meminta parpol yang mencatut nama tersebut agar meminta maaf secara terbuka.

“Hal tersebut guna memulihkan nama KPU itu sendiri. Selain itu, Bawaslu juga harus ikut memeriksa secara seksama nama lain yang kemungkinan ikut dicatut,” tuturnya.

Menurutnya, Bawaslu perlu lebih aktif mengawasi proses pendaftaran calon peserta Pemilu 2024 karena adanya kejadian tersebut.

“Pertama, terkait pencatutan nama warga sebagai anggota partai. Kedua, memastikan kebenaran data yang akan diverifikasi KPU,” ucapnya.

Selain itu, Ray Rangkuti juga meminta Bawaslu angkat suara terkait pendaftaran dan verifikasi berkas pendaftaran partai politik calon peserta pemilu sesegera mungkin. 

Baca Juga: Ternyata Oh Ternyata.. Ini Alasan Dibalik Pertanyaan 'Kenapa Harus Anies Baswedan', Jokowi Disentil: Tidak Berprestasi dan Gagal!

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan GenPI. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab GenPI.

Editor: Ferry Hidayat

Advertisement

Bagikan Artikel: