Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Imbas Pencabutan Kuasa, Pengacara Bharada E Deolipa Yumara Bakal Gugat Presiden, Menteri, Kapolri, Wakapolri Sampai Rp15 Triliun: Catat Saja

Imbas Pencabutan Kuasa, Pengacara Bharada E Deolipa Yumara Bakal Gugat Presiden, Menteri, Kapolri, Wakapolri Sampai Rp15 Triliun: Catat Saja Kredit Foto: Antara/M Risyal Hidayat
Warta Ekonomi, Jakarta -

Pencabutan kuasa hukum oleh Bharada Richard Eliezer alias Bharada E ke Deolipa Yumara membuat publik bertanya-tanya.

Mengenai hal ini, Deolipa Yumara akan menuntut bayaran Rp 15 triliun setelah dicabut kuasa hukumnya.

"Ini, kan, penunjukkan dari negara, dari Bareskrim, tentunya saya minta fee saya, dong. Saya akan minta jasa saya sebagai pengacara yang ditunjuk negara Rp 15 triliun," kata Deolipa kepada wartawan, Jumat (12/8).

Dia menyebut angka Rp 15 triliun itu lantaran merasa ditunjuk oleh negara. Jika tidak terpenuhi, Deolipa akan mengajukan gugatan.

"Ya, kan, kami ditunjuk negara. Negara kan, kaya, masa kami minta Rp 15 triliun enggak ada. Ya, kalau enggak ada kami gugat, catat saja," tegasnya.

Baca Juga: Komnas HAM Minta Anggota Polri yang Terbukti Terlibat Skenario Buatan Ferdy Sambo Dipidana: Kode Etik Nggak Cukup!

Gugatan tersebut akan dilayangkannya kepada sejumlah pejabat pemerintahan.

"Kapolri kami gugat, semua kami gugat. Presiden, Menteri, Kapolri, Wakapolri, semuanya kami gugat supaya kami dapat Rp 15 triliun sebagai pengacara secara perdata," ungkapnya.

Nantinya, jika terbukti hal tersebut benar, Deolipa akan mengajukan gugatannya ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).

Baca Juga: Polri Resmi Tahan Istri Ferdy Sambo, Pakar: Keputusan Tepat

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan GenPI. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab GenPI.

Editor: Bayu Muhardianto

Advertisement

Bagikan Artikel: