Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Terhasut Omongan Ferdy Sambo, 4 Perwira Polda Metro Jaya Ditahan, Ada Rekam Jejak Kasus KM 50 & Penembakan 6 Pengawal Rizieq

Terhasut Omongan Ferdy Sambo, 4 Perwira Polda Metro Jaya Ditahan, Ada Rekam Jejak Kasus KM 50 & Penembakan 6 Pengawal Rizieq Kredit Foto: Antara/Aprillio Akbar
Warta Ekonomi, Jakarta -

Entah apa yang sedang terjadi sebenarnya dalam tubuh Polri, hingga secara berjemaah bisa terhasut ucapan Irjen Ferdy Sambo atas pelecehan dan saling tembak menembak di Duren Tiga yang melibatkan Brigadir J dan Bharada E.

Akan tetapi skenario Irjen Ferdy Sambo soal pelecehan seksual dan tembak menembak telah dibantah Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Mabes Polri mengumunkan hasil kerja timsus untuk membongkar kematian Brigadir J, yang ternyata banyak menyeret nama petinggi di tubuh Polri.

Baca Juga: Bharada E Disebut Tak Tahu soal Rencana dan Motif Ferdy Sambo Bunuh Brigadir J

Hingga saat ini baru empat perwira menengah yang terdampak, dan harus ditahan di Biro Provost Mabes Polri.

Diduga keempat perwira menengah itu melanggar kode etik dan tidak profesional. Disebutkan secara spesifik jika mereka melanggar aturan dalam menangani tempat kejadian perkara pembunuhan Brigadir J di rumah dinas Ferdy Sambo. 

Keempatnya masing-masing adalah personel Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya yang saat ini berada di tempat khusus (Patsus). 

Dari empat perwira menengah yang ditahan, ada tiga yang berpangkat Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP). Kemudian satu orang lainnya berpangkat Komisaris Besar Polisi (Kompol). 

"Betul, hasil riksa dan gelar kemarin malam ditetapkan empat Pamen PMJ (Polda Metro Jaya) yaitu tiga AKBP dan satu Kompol menjalankan Patsus di Biro Provost Mabes Polri," katanya, Sabtu (13/8/2022). 

Mereka yang berpangkat AKBP adalah Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Handik Zusen.

Kemudian Kasubdit Kamneg Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Raindra Ramadhan Syah.

Lalu ada Kasubdit Renakta Polda Metro Jaya, AKBP Pujiyarto. Kemudian yang keempat adalah Kanit Dua Jatanras Polda Metro Jaya, Kompol Abdul Rohim.

Baca Juga: Mahfud MD Ungkap Alasan Aparat Gunakan Gas Air Mata, Masinton Pasaribu Tak Sependapat: Prof, Pangkal Masalahnya Adalah…

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Suara.com. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Suara.com.

Editor: Rosmayanti

Advertisement

Bagikan Artikel: