Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Bukan Brigadir J, Hal Ini Bikin Martabat Ferdy Sambo Hancur!

Bukan Brigadir J, Hal Ini Bikin Martabat Ferdy Sambo Hancur! Kredit Foto: Antara/Wahdi Septiawan
Warta Ekonomi, Jakarta -

Pengakuan Irjen Ferdy Sambo terkait motifnya membunuh Brigadir Joshua alias Brigadir J ditolak mentan-mentah oleh Kamaruddin Simanjuntak.

Dirinya bahkan mengatakan bahwa mantan kadiv propram tersebut adalah seorang pembohong besar.

Baca Juga: Tolak Permohonan Perlindungan Istri Ferdy Sambo, LPSK Blak-blakan: Sejak Awal Memang Janggal!

“Ferdy Sambo pembohong karena dia panik telah membunuh Yosua," kata Kamaruddin saat dihubungi GenPI.co, Senin (15/8).

Menurut Kamaruddin, dengan pengakuan Ferdy Sambo yang berubah-ubah meski sudah menjadi tersangka, secara tidak langsung dia telah merendahkan martabatnya sebagai jenderal.

“Martabat dia merendahkan dirinya sendiri, bukan martabat keluarga,” ungkapnya.

Sebelumnya, Bareskrim Polri memeriksa terhadap tersangka Ferdy Sambo di Mako Brimob, Depok.

Dari hasil pemeriksaan, Ferdy Sambo mengungkapkan alasannya memerintahkan anak buahnya menembak Brigadir J.

Baca Juga: Bambang Pacul Dilaporkan ke MKD DPR RI, Buntut Sebut "Komentator" ke Mahfud MD Terkait Kasus Ferdy Sambo, Siap-siap Aja!

“FS (Ferdy Sambo) marah dan emosi setelah dapat laporan dari istrinya yang telah mengalami tindakan melukai harkat dan martabat keluarga,” kata Dirtipidum Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian Djajadi, Kamis (11/8).

Baca Juga: UMP Jateng Rp1,9 Juta, Ganjar Pranowo Disentil: Buruh dan Rakyat Jateng Aja Tak Sejahtera, Gimana Mau jadi Presiden!

Baca Juga: Pendukungnya Sebut Anies Kerap Diserang Isu Hoaks, Waketum Partai Garuda Sentil: Jika Tidak Mampu Menari, Jangan Salahkan Lantainya

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan GenPI. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab GenPI.

Editor: Aldi Ginastiar

Advertisement

Bagikan Artikel: