Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Presidensi G20 Indonesia Bukan Sembarangan, Buktinya Ukraina Bilang...

Presidensi G20 Indonesia Bukan Sembarangan, Buktinya Ukraina Bilang... Kredit Foto: Reuters/Viacheslav Ratynskyi
Warta Ekonomi, Jakarta -

Presidensi G20 Indonesia untuk meningkatkan stabilitas global mendapat respons positif dari Duta Besar Ukraina untuk Indonesia Vasyl Hamianin.

"Saya sangat mengapresiasi upaya Republik Indonesia selama presidensinya di G20," kata Dubes Vasyl Hamianin, setelah menghadiri Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR dan DPD di Gedung Nusantara MPR/DPR/DPD di Jakarta, Selasa (16/8/2022).

Baca Juga: Kominfo Siap Gandeng Perempuan Tangguh Indonesia di G20 Untuk Dukung UMKM Disabilitas

Dubes Hamianin mengaku merasa senang bahwa Presiden Joko Widodo dalam pidato kenegaraannya menyinggung upaya Indonesia untuk menjembatani dialog damai antara negaranya dan Rusia.

"Ini karena agresi Federasi Rusia terhadap Ukraina telah memengaruhi agenda global," katanya.

Ia mengatakan bahwa sebelum invasi Rusia ke Ukraina, ada banyak agenda telah dibuat oleh masyarakat global dalam upaya memulihkan perekonomian pascapandemi Covid-19.

Namun, ia menganggap invasi Rusia ke Ukraina telah merusak agenda global tersebut. Oleh karena itu, katanya, dia sangat mengapresiasi upaya Indonesia, selama presidensinya di G20, untuk meningkatkan stabilitas, kemakmuran, dan pembangunan global.

Hamianin memperingatkan bahwa ketahanan pangan, energi, dan logistik tidak akan tercapai selama perang belum berakhir. Oleh karena itu, perjuangan yang perlu terus diupayakan, kata dia, adalah melawan serangan kolonial terhadap demokrasi.

Baca Juga: Ditunjuk Jadi Dirut Baru BTPN, Ini Perjalanan Karir Henoch Munandar

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Republika. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Republika.

Editor: Muhammad Syahrianto

Advertisement

Bagikan Artikel: